300 Napi Ikut Salat Minta Hujan

0
Pelaksanaan salat istisqa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Kamis (19/9). Foto: istimewa

Oleh: Ade Lukmono

Pelaksanaan salat istisqa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Kamis (19/9). Foto: istimewa

Semaranginside.com, Semarang – Sebanyak pegawai Lapas dan perwakilan 300 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar salat istisqa pada Kamis (19/9). Kegiatan digelar di lapangan serbaguna dan mereka berdoa agar hujan segera turun.

Kalapas Semarang, Dadi Mulyadi menjelaskan dilaksanakannya salat istisqa ini dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan. Di tengah kemarau panjang ini, air dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Ketemu di Lapas Kedungpane, Ganjar Beber Kondisi Mantan Bupati Jepara dan Sekda Kebumen

“Karena dilihat sudah terjadi kemarau yang panjang dan dibutuhkannya hujan untuk keperluan kehidupan sehari-hari,” kata Dadi.

Sementara, KH. Abdul Hamid selaku imam dan khotib menjelaskan bahwa tiga hari sebelum salat Istisqa dilaksanakan terlebih dahulu seorang pemimpin seperti ulama, aparat pemerintah atau lainnya menyerukan kepada masyarakat agar berpuasa dan bertaubat meninggalkan segala bentuk kemaksiatan serta kembali beribadah, menghentikan perbuatan yang zalim dan mengusahakan perdamaian bila terdapat konflik.

“Salat istisqa dilaksanakan dalam dua rakaat kemudian setelah itu diikuti oleh khutbah dua kali oleh seorang khatib,” jelas Abdul Hamid.

Baca Juga:  Napi Kedungpane Semarang Kendalikan Peredaran Narkoba di Solo Raya

Khutbah dalam salat istisqa sendiri memiliki cketentuan tersendiri antara lain, khatib disunahkan memakai selendang, pada khutbah pertama hendaknya membaca istigfar 9 kali sedangkan pada khutbah kedua 7 kali. Khutbah berisi anjuran untuk beristighfar (memohon ampun) dan merendahkan diri kepada Allah serta berkeyakinan bahwa permintaan akan dikabulkan olehNya.

Pada khutbah ke-dua khatib berpaling ke arah kiblat (membelakangi makmum) dan berdo’a bersama-sama, saat berdoa hendaknya mengangkat tangan tinggi-tinggi.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of