55 Kabupaten Siaga Darurat Kekeringan, 21 Diantaranya di Jateng

2
Ilustrasi. Foto: Antara.

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Sejumlah wilayah kabupaten dan kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengidentifikasi hingga Senin (22/7), 55 kepala daerah telah menetapkan Surat Keputusan Bupati dan Walikota Tentang Siaga Darurat Bencana Kekeringan.

Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo mengatakan data BNPB per 22 Juli 2019 ada 75 kabupaten terdampak kekeringan. Tersebar di tujuh provinsi, yakni Jawa Barat ada 21 kabupaten/kota, Banten ada 1 kabupaten, Jawa Tengah 21 kabupaten, DI Yogyakarta 2 kabupaten, Jawa Timur 10 kabupaten, Bali 2 kabupaten, NTT 15 kabupaten/kota, dan di NTB 9 kabupaten.

Baca Juga:  4 Perusahaan Logistik Kolaps, 200 Pekerja Dirumahkan

‘’Jika dilihat sebaran bencana kekeringan berdasarkan tingkatan wilayah administrasi sebagai berikut 7 provinsi, 75 kabupaten, 490 kecamatan, dan 1.821 desa,’’ kata Agus Wibowo, Senin (22/7).

Menghadapi darurat kekeringan, BNPB, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah melakukan koordinasi untuk operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC). Pertemuan koordinasi yang digelar pada hari ini (22/7) menyebutkan operasi tersebut akan difokuskan pada penanganan kekeringan dan kegagalan panen di wilayah-wilayah teridentifikasi.

Saat ini potensi awan hujan kurang dari 70% sehingga belum dapat dilakukan operasi TMC. Namun demikian, pesawat milik BPPT dalam posisi stand by jika ada wilayah yang berpotensi untuk dilakukannya TMC.  BMKG menyampaikan potensi hujan untuk sepekan ke depan masih cukup rendah untuk wilayah Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Di sisi lain, pertumbuhan awan dan potensi hujan masih terfokus di Sumatera bagian utara, Kalimantan Timur dan Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Baca Juga:  Israel Larang Lantunan Azan di Masjid Ibrahimi

Agus menatakan total air bersih yang telah didistribusikan mencapai 7.045.400 liter. Strategi lain yang telah diupayakan antara lain penambahan jumlah mobil tanki, hidran umum, pembuatan sumur bor, dan kampanye hemat air. (Ags)

2
Berikan Komentar

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Indonesiainside.id, Semarang – Sebanyak 1.821 desa di tujuh provinsi siaga bencana kekeringan. Penetapan daerah Siaga Darurat Bencana Kekeringan itu berdasarkan pada surat keputusan masing-masing kepala daerah. […]

trackback

[…] Wartamelayu.com, Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.821 desa di tujuh provinsi di Indonesia siaga bencana kekeringan. Penetapan daerah Siaga Darurat Bencana Kekeringan itu berdasarkan pada surat keputusan masing-masing kepala daerah. […]