Abu Bakar Baasyir Punya Hak Pembebasan Sejak Tahun Lalu

0
Yusril Ihza Mahendra (kiri) makan siang bersama Ustadz Abu Bakar Baasyir di Lapas Gunung Sindur, Bogor. Foto: Istimewa

Oleh : Suandri Ansah |

Karena alasan kemanusiaan, Ustadz Abu Bakar Baasyir dibebaskan tanpa syarat apa pun, setelah disetujui Presiden Jokowi

Semaranginside.com, Jakarta — Pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir sudah disetujui oleh Presiden Jokowi. Dalam beberapa hari ini, Ustadz Abu akan keluar dari Lapas Gunung Sindur, Bogor Jawa Barat.

Kabar itu tersiar saat Pengacara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Yusril Ihza Mahendra mengunjunginya di lapas, Jumat (18/1). “Saya sudah bicara dengan Ustad Abu Bakar dan menerima tawaran itu,” kata Yusril.

Yusril mengatakan bahwa pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir berdasarkan sejumlah pertimbangan Presiden, salah satunya pertimbangan kemanusiaan.

“Mengingat usia Abu Bakar Baasyir sudah menginjak 81 tahun dan dalam keadaan sakit yang memerlukan perawatan,” kata Yusril.

Baca Juga:  Mobile Crane Ambruk Menimpa Kapal di Pelabuhan Tanjung Emas

Putra Abu Bakar Baasyir, Abdurrahim Baasyir mengaku bersyukur dengan rencana kebebasan ayahandanya itu. “Alhamdulilah, kami bersyukur ke hadirat Allah dengan sebesar-besarnya dimana pada hari ini jumat 18 Januari 2019 kami mendapatkan berita gembira Ustadz Abu Bakar Baasyir segera dibebaskan,” katanya kepada Indonesiainside.id

Abu Bakar Baasyir divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 2011.
Putusan itu tak berubah hingga tingkat kasasi.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jateng itu, terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme.

Pengacara Ustadz Abu Bakar Baasyir, Achmad Michdan mengatakan bahwa pembebasan Ustadz Abu merupakan keinginan keluarga sejak lama. Upaya itu juga sudah dilakukan berulang kali. Pada 27 Februari 2018, keluarga menyampaikan keinginan agar Ustadz Abu menjalani tahanan rumah, karena alasan usia kepada Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Jawa Tengah.

Baca Juga:  PSIS U-18 Lolos ke Delapan Besar

Selain itu, kata Michdan, Ustadz Abu sebenarnya memiliki hak pembebasan bersyarat sejak tanggal 23 Desember 2018. Tapi karena syarat yang diajukan tidak sesuai dengan keyakinannya, Ustadz Abu Bakar tidak mau menandatanganinya

Ketika Yusril menawarkan bantuan pembebasan dirinya, menurut Michdan, Ustadz Abu mengatakan,” Kalau ente mau bebasin ane tanpa syarat, ga ada masalah,”

Karena permintaan bebas tanpa syarat inilah, Yusril kemudian menyampaikan kepada Presiden Jokowi. “Presiden bilang dia gak keberatan, itu urusan pribadinya ustadz,” kata Michdan. (Kbb/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of