Alasan Hakim Tak Hukum Bos BKK Pringsurat Kembalikan Rp 69,1 M

0

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Dua direksi BKK Pringsurat Kabupaten Temanggung Jawa Tengah lolos dari kewajiban membayar uang pengganti secara utuh sesuai kerugian negara. Sesuai dakwaan, kerugian negara mencapai Rp 69,1 miliar namun Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kota Semarang mewajibkan keduanya membayar uang pengganti Rp 1,945 miliar.

Kewajiban membayar uang pengganti dijatuhkan pada terdakwa Suharno sebesar Rp 1,2 miliar dan Riyanto Rp 745 juta.

“Uang pengganti kerugian negara harus dibebankan kepada yang menikmati kerugian negara dalam perkara ini,” kata Ketua Antonius Widijanto dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang,  Senin (17/6).

Baca Juga:  Abu Vulkanik Sinabung Rusak Lahan Pertanian di Sumut

Uang pengganti kerugian negara yang dinikmati kedua terdakwa itu berasal dari cashback atas simpanan dana BKK Pringsurat di Koperasi Intidana serta selisih antara surat perintah perjalanan dinas dengan honor yang diterima kedua terdakwa selama menjabat.

Dalam putusannya, hakim juga tidak menjelaskan siapa yang harus bertanggung jawab atas kerugian negara yang mencapai puluhan miliar itu.

Jika tak membayar uang pengganti, keduanya akan dijatuhi hukuman pengganti dua tahun untuk Suharno dan 1,5 tahun untuk Riyanto.

Baca Juga:  Baca Basmallah, Aa Gym Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Selain itu, Majelis Hakim juga menjatuhkan hukuman penjara pada masing-masing terdakwa selama 11 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan. (Ags/Ant)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of