Ancaman Lima Tahun Penjara Pada Mantan Presenter “Uang Kaget”

0
AKBP Gede Nyeneng saat membacakan surat pelimpahan kasus penganiayaan terhadap tersangka Kris Hatta ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/9). Foto: Fichri Hakiim/Indonesiainside.id

Oleh : Fichri Hakiim

Semaranginside.com, Jakarta – Akibat penganiayaan yang dilakukan, mantan presenter acar televisi “uang kaget”, Kris Hatta terancam hukuman 5 tahun penjara. Saat ini ia telah mendekam di pencajara 3 bulan dan polisi menjeratnya dengan asal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Gede Nyeneng, mengatakan akibat tindak penganiayaan yang menyebabkan korban  Antony Hillenaar luka-luka berat, tersangka akan dijerat Pasal 351 KUHP. “Kami pun sudah memerika korban melalui visum, dan hasilnya korban mengalami luka di bagian wajahnya,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (19/9).

Kini, Kris Hatta dipindahkan dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri, Jakarta Selatan, Kamis (19/9). Pemindahan tersangka Kris Hatta dilakukan setelah berkas perkara kasus dugaan penganiayaan yang ditangani petugas kepolisian dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri.

Dengan demikian, penyidik akan segera melakukan proses tahap ke-2. Dalam proses tahap ke-2, tersangka Kriss Hatta yang saat ini ditahan di Polda Metro Jaya akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri, Jakarta Selatan, beserta barang bukti kasusnya.

“Tersangka ini melakukan penganiayaan dengan tingkat yang berat, hingga korban mengalami luka parah” ujar Gede di Polda Metro Jaya, Jakarta. Sementara itu, saat ditemui awak media, Kris Hatta dalam kondisi yang sehat dan sempat menebar senyuman.

Kris Hatta diduga telah melakukan penganiayaan kepada korban atas nama Antony Hillenaar. Saat itu kejadian berlangsung di kafe Dragon Fly, Jalan Gatot Subroto, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Sabtu (6/5
4) pukul 03.30 WIB. Akibat penganiayaan itu wajah Antony Hillenaar terluka dan berdarah, hingga mengalami patah tulang di bagian hidung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan, penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap Antony Hillenaar berawal saat perempuan yang diduga pacar tersangka diganggu oleh seseorang ketika berada di kafe Dragon Fly.

“Melihat pacarnya diganggu, Kris Hatta marah dan terlibat cek-cok dengan rekan Antony Hillenaar. Saat rekannya cek-cok dengan Kris, Antony Hillenaar mencoba melerai,” ujar Argo kepada awak media. Namun, Kris Hatta justru memukul Antony Hillenaar di bagian wajah dan mengenai hidung, hingga mengakibatkan hidung patah dan berdarah.

Dari pemeriksaan polisi melalui rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di klub malam Dragon Fly tersebut, memperlihatkan, Kris Hatta menganiaya Antony Hillenaar hingga wajah korban luka-luka. Kini kasus tersebut sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri, Jakarta Selatan. (PS/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of