Anggaran Dikurangi, Huntara Ketiga Terancam Tak Direalisasi

0
Doddy Setiawan dari BBWS Pemali Juana berbicara pada diskusi tentang Tambakrejo. Foto : Aliansi Peduli Tambakrejo

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Setelah digusur, melalui perundingan yang dipimpin langsung Gubernur Ganjar Pranowo dan Wali Kota Hendrar Prihadi, warga Tambakrejo dijanjikan bakal dibangunkan hunian sementara (huntara). Jumlah huntara tersebut mencapai tiga disesuaikan dengan jumlah warga yang ada. Namun, hingga kini, baru dua huntara yang selesai dibangun dan dihuni.

Lantas bagaimana nasib huntara ketiga?

Doddy Setiawan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mengakui ada kendala terkait anggaran yang menyebabkan pihaknya tak bisa membangun huntara ketiga.

“Anggaran kami dipotong 20 persen. Karena itu, huntara ketiga belum bisa dibangun. Kami akan segera menyampaikan hal ini ke Wali Kota serta atasan,” terangnya pada diskusi publik tentang kelanjutan Kampung Nelayan Tambakrejo, kemarin.

Baca Juga:  Posko-Posko Didirikan untuk Bantu Pemudik

Dia juga mengungkapkan, dua huntara yang telah dibangun direncanakan dengan tidak main-main. Ada beberapa hal yang membuatnya harus hati-hati seperti lokasinya yang terbuka sehingga banyak angin besar. Karena itu huntara tersebut harus didirikan dengan kontruksi yang kuat.

Dua huntara yang telah dibangun berukutan 10×20. Meski kokoh, aktivis dari Pattiro Semarang Amri mengkritik tiadanya sekat.

“Tanpa sekat, warga harus tinggal bersama di sana. Akibatnya tak hanya menyangkut privasi tapi juga kesehatan. Kami khawatir warga jadi lebih rentan terkena penyakit,” ungkapnya.

Baca Juga:  Riwayat Rencana Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning

Sementara dosen Unissula Mila Karmilah menegaskan, huntara adalah kebutuhan utama. Dia khawatir bila fasilitas itu tak dipenuhi, warga justru berinisiatif membangun sendiri yang kemudian menjadikan tempat itu kumuh.

“Jika memang tidak ada anggaran, apakah pemerintah tidak bisa mencariakan dana dari CSR dari perusahaan-perusahaan,” katanya.

Perwakilan warga Rohmadi mengungkapkan sangat membutuhkan huntara tersebut. Terlebih bila musim hujan datang nanti.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of