APBD Rp28,77 Triliun, PKS Minta Prioritas untuk Kemiskinan

0
Ilustrasi. Foto: Antara

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah Tri Mulyantoro berharap APBD Jawa Tengah 2020 yang berjumlah sekitar Rp 28,77 Triliyun akan berdampak besar bagi Masyarakat Jawa Tengah. Khususnya Daerah yang termasuk ke dalam zona merah angka kemiskinan.

“Agar bisa berakselerasi, ke 14 Wilayah (Zona Merah) ini harus Di suport pendanaannya. sehingga target gubernur untuk menurunkan kemiskinan ke angka rata-rata satu digit tercapai,” jelas Pria yang akrab dipanggil Anto ini, Kamis (14/11).

Anto menjelaskan APBD disiapkan untuk mendukung program-program pengentasan kemiskinan seperti, pelatihan skill, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan sembako dan sebagainya.

Baca Juga:  Pemprov-Pemkot Tolak Dua Lokasi Kampanye Prabowo di Semarang

“Nanti ada dana desa juga, saya rasa jika penyalurannya efektif dan tepat sasaran maka ini akan membantu dalam akselerasi pengentasan kemiskinan,” ungkap pria asal Banjarnegara ini.

Menurut Anto, Dana desa dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa, peningkatan ekonomi, infrastruktur desa, dan juga mengatasi beberapa masalah sosial masyarakat. Ketika disinggung mengenai desa fiktif, Anto menjelaskan bahwa Jawa Tengah dengan 7.809 desanya sejauh ini tertangani dengan baik.

“Insya Allah tidak ada desa fiktif di Jawa Tengah sejauh ini, walaupun kita juga harus terus meng update data terbaru terkait desa di Jawa Tengah. Jangan Sampai ada”. tegasnya.

Baca Juga:  Densus 88 Gerebek Rumah Pasutri Terduga Teroris di Gunungpati Semarang

Agar penyaluran berjalan dengan baik, Anggota Fraksi PKS ini menegaskan bahwa proses ini membutuhkan kerjasama dengan stakeholder di desa terkait. Dibutuhkan komunikasi antara dewan, pemerintah,masyarakat, serta perangkat desa.

“Kami juga meminta kepada dinas bapermades provinsi maupun kabupaten kota untuk membantu memfasilitasi anggaran-anggaran yang masuk ke desa. Serta mengawal regulasi, pemanfaatan, dan pelaksanaannya. Agar tak jadi persoalan di kemudian hari,” tutupnya.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of