AS Bantah Laporan TV ‘Israel’ Rencana Trump ‘Palestina Tanpa Masjid Al-Aqsha’

0
Utusan AS untuk Timur Tengah Jason Greenblatt bersama PM Israel Benyamin Netanyahu,foto: MGZ

Oleh : Nurcholis |

Rencana ‘perdamaian Timur Tengah’ versi Presiden AS yang dikutip media ‘Israel’ mengungkap, usulan negara Palestina tanpa memasukkan Masjid al Aqsha, tempat suci ketiga umat Islam sedunia

Semaranginside.com, Jakarta — Utusan AS untuk Timur Tengah Jason Greenblatt pada Rabu malam (16/1) membantah laporan oleh _Channel 13 ‘Israel’ _ mengenai apa yang disebut “Kesepakatan Abad Ini”, rencana ‘perdamaian Timur Tengah versi AS’ yang perinciannya belum diumumkan.

Greenblatt membantah laporan tersebut sebagai “tidak akurat”, dan mengatakan rencana AS itu akan menawarkan rakyat Palestina negara di 90 persen Tepi Barat Sungai Jordan –yang diduduki oleh ‘Israel’ sejak 1967– dengan Jerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

“Selama masa mendatang, sumber yang tak disebutkan jati diri mereka akan menjelaskannya kepada media berdasarkan motivasi yang jauh dari murni,” kata Greenblatt di dalam satu pernyataan.

Baca Juga:  Masjid Istiqlal Indonesia Mulai Dibangun di Jalur Gaza

“Menyebarkan cerita yang palsu, menyimpang dan bias ke media tak bertanggung-jawab dan membahayakan proses (untuk mewujudkan perdamaian),” ia menambahkan sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam.

Pada Rabu (16/1), Channel 13 mengutip “seorang pejabat senior Amerika” yang mengatakan rencana tersebut akan memungkinkan ‘Israel’ mempertahankan kedaulatan atas Jerusalem Barat.

Rencana itu, tambah sumber yang sama, juga akan membuat ‘Israel’ menguasai wilayah Kota Tua Jerusalem (Baitul Maqdis), Kompleks Masjid Al-Aqsha dan Al-Haram Asy-Syarif (Bukit Knisah). Semua wilayah tersebut berada di Jerusalem Timur, yang diduduki.

Sementara itu Pemerintah Otonomi Nasional Palestina telah berulangkali menyatakan bahwa setiap rencana perdamaian yang tidak meliputi Negara Palestina dengan dasar perbatasan sebelum 1967 –dengan Jerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya– akan mengalami kegagalan.

Baca Juga:  Serangan Brutal Israel, 25 Pejuang Gaza Gugur dan Ratusan Terluka

Di dalam satu pernyataan, Nabil Abu Rudeineh, Juru Bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mengatakan, “Setiap proyek yang bertujuan memangkas harapan dan aspirasi rakyat Palestina bagi kebebasan dan kemerdekaan takkan berhasil.”

Rencana ‘perdamaian Timur Tengah’ versi Presiden AS Donald Trump yang dikutup Chanel 13, ‘Israel’, sebelumnya mengungkap, dimana Trump akan mengusulkan negara Palestina sebanyak 90 persen dari Tepi Barat yang diduduki, dengan ibu kota di Yerusalem Timur – tetapi tidak memasukkan Masjid al Aqsha, tempat suci ketiga umat Islam sedunia, kutip Reuters. (cak/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of