Asosiasi Nelayan: Semoga Pak Menteri Bisa Jadi Kawan Ngopi

0
Ketum Anni sekaligus anggota Komisi C DPRD Jateng dari Fraksi PKS, Riyono. Foto: Istimewa

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Terpilihnya Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP membawa harapan baru bagi nelayan dan dunia kelautan perikanan nasional. Kiprahnya sebagai legislator yang membidangi sektor kelautan perikanan akan mampu melihat lebih dalam problem nelayan yang selama ini di alami.

“Nelayan yang tergabung dalam ANNI (Asosiasi Nelayan Indonesia) menyambut baik dan senang atas terpilihnya beliau, kami akan berdialog dan mencari jalan keluar bersama soal problem nelayan selama ini” Kata Ketum ANNI, Riyono di Semarang, Rabu (23/10).

Ada beberapa PR yang menjadi catatan ANNI selama kepemimpinan Susi Pudjiastuti yang perlu diperbaiki. Pertama optimalisasi sumber daya kelauatan perikanan sebagai soko guru perekonomian nasional.

Baca Juga:  Menteri Susi Dituding Miskinkan Warga Maluku

“Kalau kita bisa memanfaatkan laut secara optimal maka kesejahteraan nelayan dan ekonomi nasional akan terangkat, saat ini potensi itu baru 10% digarap” ungkap Riyono yang juga menjabat sebagai anggota Komisi C DPRD Jateng.

Kedua, kesejahteraan nelayan sebagai ruh utama poros maritim dunia. Selama ini nelayan seolah terputus komunikasi dengan pemerintah. Banyak kebijakan yang jauh dari harapan nelayan, pelarangan alat tangkap, budidaya yang lemah, izin kapal yang lama menjadi keluhan kawan – kawan nelayan.

Baca Juga:  Sambut Mbak Tutut, Nelayan Meliburkan Aktivitasnya

“Semoga pak Menteri bisa menjadi kawan ngopi temen – temen nelayan. Tambah keren kalau KKP bisa jadi rumah buat nelayan Indonesia, sehingga sebelum buat kebijakan bisa saling bertukar informasi dan pengalaman di lapangan” tambah Riyono

Ketiga, tetap menjaga program pemberantasan illegal fishing. Pendekatan penegakan hukum kepada kapal – kapal asing harus ditingkatkan. “Kapal – kapal nelayan Indonesia perlu dibina dan di kuatkan armada mereka agar mampu mengoptimalkan hasil tangkapnya, jangan sampai kalah dengan kapal asing,” tambah Riyono.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of