“Ave Maryam ” Angkat Kota Semarang

0
Foto : @summerland.films

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Film Ave Maryam telah menjadi perbincangan, terutama menyangkut tema yang diungkap. Namun, pada sisi lain, film itu juga mengangkat Kota Semarang. Bagi yang sudah menonton, tentu setuju itu.

Pengambilan gambar Ave Maryam memang sebagian besar menggunakan lokasi di Kota Semarang. Pada beberapa adegan, akan terlihat jelas beberapa titik lokasi yang berada di Kawasan Kota Lama. Mulai dari Taman Srigunting atau Gereja Blenduk, Jalan Letjen Suprapto, hingga daerah di sekitar Taman Nol Kilometer. Selain itu, film itu juga mengggunakan Lawang Sewu sebagai lokasi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi setelah menonton mengapresiasi film yang menonjolkan beberapa lokasi di Kota Semarang. Hal itu dinilai bakal menjual Kota Semarang dan dapat menarik wisatawan untuk datang ke Kota Semarang.

“Harapan kami, film ini bisa mampu membawa Semarang lebih ngetop. Orang akan tertarik datang ke Semarang, berwisata ke Semarang,” kata Hendi dikutip dari situs resmi Pemkot, Minggu (21/4).

Baca Juga:  Seniman Peringati Hari Teater Sedunia

Menurutnya, film ini akan menjadi sebuah cerita tersendiri bagi Kota Semarang. Dia pun akan terus mendukung perfilman nasional yang mengambil lokasi di Kota Semarang selama menjadi sebuah hal yang positif menceritakan Kota Semarang. Sehingga hal ini bisa menjadi media promosi kota.

Sementara sutradara Ave Maryam, Ertanto Robby Soediskam juga memberi apresiasi atas dukungan Pemkot.

“Suatu hal yang menarik yakni, ketika kami minta izin, Pemkot kerahkan petugas. Pengambilan kota lama yang sepi, itu semua tidak akan ada tanpa Wali Kota. Senang sekali shooting di sini. Pemerintah sangat welcome,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, Pemkot Semarang memelihara kawasan heritage dengan baik. Film ini bisa dimaksudkan menjadi rekam jejak sebuah kota agar tetap terpelihara. Dia berharap, hadirnya Ave Maryam akan membuat orang ingin berkunjung ke Kota Semarang.

Sebagai catatan, sebelum tayang di bioskop umum Indonesia pada bulan ini, Ave Maryam telah ditayangkan di berbagai festival internasional. Beberapa diantaranya yakni Hanoi International Film Festival 2018, Hong Kong Asian Film Festival 2018, serta The Cape Town International Film Market and Festival 2018 sebagai film seleksi resmi. Selain itu, akhir tahun lalu film itu untuk kali pertama diputar di Indonesia pada ajang Jogja-Netpac Asia Film Festial 13.

Baca Juga:  PSIS Kenalkan Dua Pemain Anyar

Masa tayang asli film ini sebenarnya 85 menit. Namun di Indonesia menjadi hanya sekitar 73 menit karena sensor. Film tersebut juga telah mendapat penghargaan yakni sebagai unggulan di Festival Film Tempo untuk aktris utama terbaik atas nama Maudy Koesnadi dan aktris pendukung atas nama Olga Lydia. Mereka memenangi festival yang sama untuk kategori aktris pendukung atas nama Tutie Kirana.

Nah, bagi yang belum nonton, segera saja ke bioskop. Mumpung film ini masih tayang.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of