Bahaya Tidur Menggunakan Penyumbat Telinga

0
Earplug yang berbahan dasar lilin, berisiko merusak gendang telinga anda. Foto: bgr.com

Oleh: Anisa Tri Kusuma |

Semakin lama menggunakan earplug di telinga Anda, semakin tinggi risiko infeksi telinga, radang, dan kerusakan pendengaran jangka panjang.

Semaranginside.com, Jakarta — Penyumbat telinga atau earplug memang dapat menghindari suara bising saat tidur, termasuk suara mendengkur dari orang yang tidur sekamar. Akan tetapi, kebiasaan tersebut ternyata bisa membahayakan fungsi pendengaran.

Para ahli mengatakan, alat penyumbat telinga itu kemungkinan dapat bergeser ke bagian telinga yang lebih dalam hingga menembus gendang telinga. Saat tidur, seseorang tak sadar menggerakan tubuh dan kepala beberapa kali yang membuat alat penyumbat telinga bisa terdorong ke dalam.

Dikutip dari Dailymail.com, seorang wanita bernama Lucy Holden, hampir setiap malam menggunakan alat penyumbat telinga. Ia tak bisa tidur nyenyak karena pasangannya mendengkur alias ngorok. Untuk itu, ia mengenakan earplug berbahan dasar lilin.

Suatu ketika, saat ia terbangun, alat tersebut tak bisa dikeluarkan dari telinganya. Ia pun mencoba mencungkil dengan jarinya, tetapi alat tersebut malah hancur sehingga hanya sebagian saja yang berhasil keluar dari telinga.

Baca Juga:  Hari Wayang Nasional, Jateng Gelar Wayangan Serentak di 22 Kabupaten/Kota

Pasangan Lucy mencoba mengeluarkan alat tersebut menggunakan pinset. Tetapi penyumbat telinga tersebut malah semakin terdorong ke dalam.

“Saya mencoba mengeluarkan earplug dengan jari saya, bahkan selama 20 menit mantan pasangan saya itu mencoba mengeluarkannya dengan pinset. Tapi earplug justru makin terdorong ke dalam. Saya ke UGD (Unit Gawat Darurat), earplug tetap gagal dikeluarkan. Saya hendak periksa ke dokter THT (Telinga Hidung dan Tenggorokan) tapi sedang tidak ada jadwal saat itu. Saya pun menangis sejadi-jadinya,” tutur Lucy.

Dokter telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) Daniel Tweedie mengatakan, semakin dalam alat penyumbat telinga itu terdorong, semakin banyak risiko masalah pendengaran. Risiko terburuk, dapat merusak pendengaran secara permanen.

Baca Juga:  Waspadai Bahaya Leptospirosis Saat Musim Hujan

“Semakin lama terdapat sesuatu di telinga Anda, semakin tinggi risiko infeksi telinga, radang, dan kerusakan pendengaran jangka panjang,” kata Michael.

Terlebih, kotoran telinga yang makin encer karena naiknya temperatur tubuh bisa membuat benda tersebut makin licin dan terdorong. Nah, makin terdorong, benda tersebut lebih mungkin melukai gendang telinga dan menyebabkan kerusakan permanen pada pendengaran.

“Earplug berbahan lilin sudah ada sejak lama tapi ketika ini menyumbat telinga, bisa berbahaya. Saya lebih menyarankan Anda menggunakan penyumbat telinga berbahan silikon yang ukurannya disesuaikan dengan lubang telinga dan bentuknya disesuaikan,” kata Tweedie.

Untuk mengatasi kasus seperti Lucy, penanganannya adalah dengan menggunakan alat microsuction, berupa tabung tipis yang dimasukkan ke dalam telinga untuk menyedot benda asing dalam telinga. Alat tersebut bekerja seperti vacuum cleaner mini. (Kbb)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of