BPN Rapat Konsolidasi Penetrasi Jawa Tengah

0
Rapat konsolidasi BPN Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/2). Foto: Istimewa.

Oleh: Ahmad Z.R |

Salah satu indikasi mendominasinya dukungan masyarakat kepada Prabowo-Sandi adalah tingginya animo dan dukungan ketika paslon 02 tersebut bertandang ke Jateng.

semaranginside.com, Solo — Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menggelar rapat konsolidasi di Solo yang dipimpin langsung Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono, mengatakan rapat yang digelar tertutup ini adalah lanjutan dari rapat-rapat yang sebelumnya digelar di Jakarta untuk terus membahas langkah-langkah memenangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02.

“Rapat konsolidasi ini dilaksanakan tertutup karena membicarakan langkah-langkah pemenangan di sisa hari menjelang 17 April nanti. Konsolidasi ini juga diharapkan akan memantapkan langkah njajah ndeso milang kori dalam rangka penetrasi teritorial yang akan dilakukan oleh partai koalisi, serta relawan untuk seluruh wilayah termasuk khususnya Jawa Tengah,” kata Ferry di sela-sela Rapat BPN di Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/2).

Baca Juga:  Bale Menuju MU, Griezmann ke PSG

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan, awalnya rapat akan digelar di Posko BPN Prabowo-Sandi di Solo. Namun karena peserta rapat BPN jumlahnya melebihi kapasitas posko, rapat digelar di Hotel Lor-In Solo.

“Ya, itu pertimbangannya karena jumlah banyaknya yang hadir dan di Posko tidak memungkinkan, kita pindah tempat rapat,” ungkapnya.

Selain Djoko Santoso, rapat ini juga dihadiri petinggi BPN serta partai koalisi. Ferry mengatakan, rapat BPN di Solo menunjukkan keseriusan bahwa pendukung Prabowo-Sandi menyeluruh di Pulau Jawa, termasuk Jawa Tengah.

“Ada Pak Fuad Bawazier, Bu Rachmawati Soekarnoputri, ada Pak Sudirman Said, ada Mas Hanafi Rais, Pak Ferry Mursyidan Baldan dan seluruh direktorat BPN,” kata Ferry.

Lebih lanjut, Ferry menyatakan jika Jawa Tengah tidak lagi didominasi oleh PDIP dan pendukung capres petahana. Hal tersebut dibuktikan dengan dukungan yang digalang oleh Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013, Bibit Waluyo di Solo dan Jateng.

Baca Juga:  Tas Keren Ini Terbuat dari Tenda Bekas

“Mantan Gubernur Jateng yang sudah lama ‘gerilya’ menggerakkan relawan-relawan memenangkan 02, ini membuktikan Solo dan Jateng tidak loyal dukung petahana dan partainya,” kata Ferry di sela-sela Rapat BPN.

Ia menambahkan, Bibit Waluyo yang pernah menjadi kader PDIP tidak main-main mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 di Jateng. “Dari semua kalangan relawan, baik purnawirawan dan elemen lainnya beliau gerakkan untuk menangkan Pak Prabowo dan Pak Sandi di Pilpres 2019 ini,” imbuhnya.

Ferry mengatakan, hasil dari dukungan Bibit Waluyo bersama relawannya terbukti berhasil karena dukungan untuk Prabowo-Sandi terus bertambah di wilayah Jateng.

“Lihat saja setiap kunjungan pasangan nomor urut 02 kalau ke Jateng, animo dan antusiasme masyarakat yang datang bergerak dari hati ikut meramaikan kunjungan pasangan kami,” tandasnya. (TA)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of