Bupati Jepara Nonaktif Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

0
Pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK atas kasus Bupati Jepara Nonaktif, Ahmad Marzuki, Selasa (13/8). Foto: Ade Lukmono/Semaranginside.com

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Bupati Jepara nonaktif Ahmad Marzuki dituntut 4 tahun penjara atas kasus suap terhadap Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang nonaktif, Lasito. Selain itu, Ahmad Marzuki juta didenda uang sebesar Rp 500 juta subsider penjara 6 bulan.

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), NN Gina Saraswati, Nur Haris Arhadi menilai dalam fakta persidangan, terdakwa Ahmad Marzuki terbukti memberikan uang Rp 500 juta dan uang dolar AS senilai Rp 218 juta kepada hakim PN Semarang nonaktif, Lasito.

Baca Juga:  Waduh, Anak-Anak Ini Dapat Surat Undangan Memilih di TPS

“Menuntut hakim menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” kata Jaksa dalam Sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (13/8).

Kasus suap tersebut terkait saat pra peradilan yang diajukan Marzuki atas penetapan status tersangkanya dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana bantuan politik (banpol) untuk PPP Kabupaten Jepara 2011 dan 2012 sebesar Rp 75 juta.

Baca Juga:  Tim Hukum Muhammadiyah Tempuh Pra Peradilan Kasus Siyono

Selain itu, Jaksa KPK juga menuntut hakim menjatuhkan hukuman pencabutan hak politik terhadap Ahmad Marzuki selama 5 tahun terhitung setelah terdakwa menjalani pidana pokoknya, guna melindungi masyarakat agar tidak salah dalam memilih pejabat publik.

Atas tuntutan ini, terdakwa Ahmad Marzuki akan mengajukan nota pembelaan yang dilangsungkan seminggu dari sekarang. (Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of