Buron Pembobol Bank Century Diciduk di Rumah Makan

0
Ilustrasi. Bank Century. Foto: Istimewa

Oleh: Eko P

Semaraninside.com, Jakarta – Salah satu terpidana kasus bank Century segera disita asetnya oleh Kejaksaan Agung. Sejak diputus bersalah dan dijatuhi hukuman pidana 6 tahun serta denda Rp1 miliar oleh Mahkamah Agung RI pada bulan Juli 2014, Stefanus Farok Nurtjahja memilih kabur dan menjadi buronan.

Stefanus kemudian pada Selasa (29/10) ditangkap di sebuah rumah makan di Jakarta. Penangkapannya berawal dari informasi yang diterima tim intelijen kejaksaan mengenai keberadaan terpidana Stefanus Farok di rumah makan tersebut.

“Nanti didata (aset) yang kami lihat. Yang pasti dalam putusannya, kami diperintahkan untuk melakukan eksekusi dengan pidana penjara 6 tahun dan denda Rp1 milar,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Mukri di Jakarta, Rabu(30/10).

Baca Juga:  PMII Semarang Tidak Ikut Aksi Kritik KPK

Setelah dilakukan penangkapan, Stefanus Farok dibawa ke Kejakaaan Negeri Jakarta Pusat, kemudian diproses administrasi, lalu dieksekusi ke Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat.

“Sudah cukup lama sebenarnya kami mencari terpidana ini dan bahkan sudah kami lakukan pemanggilan secara patut. Namun, rupanya ini tidak dia indahkan sehingga kami terus melakukan pencarian,” kata Mukri.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: No. 535 K/Pid.Sus/2014 tanggal 14 Juli 2014, Stefanus Farok Nurtjahja bersama kedua terdakwa lainnya (Raden Mas Johanes Sarwono dan Umar Muchsin) dinyatakan bersalah menerima uang sebesar Rp1,1 miliar dari Toto Kuntjoro, yang diketahui bahwa uang tersebut berasal dari Robert Tantular yang telah terbukti melakukan tindak pidana, penggelapan, penipuan, dan pencucian uang.

Baca Juga:  Aksi Tutup Logo KPK di Gedung Merah Putih

Penangkapan terhadap Stefanus merupakan kinerja Program Tangkap Buronan (Tabur 31.1) yang ke-346, sejak program tersebut diluncurkan pada bulan Januari 2018. (EP/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of