Bursa Efek Catat 16.000 Investor Baru di Jateng

0
Kepala BEI Semarang, Fanny Rifqi. Foto: Ade Lukmono/Semaranginside.com

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Bursa Efek Indonesia (BEI) Semarang mencatat sedikitnya ada 16.000 investor baru di Jawa Tengah sampai akhir Juli 2019. Jumlah tersebut melebihi target yang dicanangkan BEI Semarang, yaitu sebanyak 9.000 investor.

Kepala BEI Semarang, Fanny Rifqi mengatakan jumlah 16.000 investor tersebut lebih tinggi dibandingkan 2018, yang mencatatkan 11.000 investor baru. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Jateng sudah mulai melek akan investasi, sehingga jumlah investor terus bertambah. Hal ini dirasa positif karena masyarakat mulai gemar menabung saham.

Baca Juga:  Urus IMB: di Malaysia 54 Hari, di Indonesia Butuh 6 Bulan

“Tahun ini memang luar biasa. Jumlah investor baru terus meningkat dibandingkan jumlah secara keseluruhan tahun lalu,” kata Fanny, Rabu (28/8).

Dia menuturkan, terdapat 24 sekuritas di Jateng dengan jumlah transaksi yang berbeda-beda. Diharapkan banyaknya investor baru ini bisa menambah jumlah transaksi.

Untuk mendongkrak investor, pihaknya melakukan edukasi melalui sekolah pasar modal yang dilakukan pada beberapa kantor OJK yang ada di Jateng. Selain itu, BEI juga membuka galeri investasi yang ada di beberapa universitas di Semarang dan sekitarnya.

Baca Juga:  Singapura: Kawasan Industri Kendal Kurang ‘Greget’

“Untuk mendongkrak investor khususnya kaum muda kami membuka galeri investasi baik di Semarang dan sekitarnya. Tak lupa tiap bulan kami juga melakukan sekolah pasar modal agar investor baru terus bertambah,” tuturnya. (Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of