Canggih! Software Ini, Bisa Ubah Gambar Sederhana Jadi Fotorealistik

0
Nvidia memperkenalkan software berteknologi AI yang mampu mengubah gambar sederhana menjadi fotorealistik. Foto: Digital Trends

Oleh: Anisa Tri Kusuma |

Software ini bisa mengubah sketsa sederhana menjadi gambar yang sangat realistis

Semaranginside.com, Jakarta — Artificial Intelligence (AI) akan jadi suatu inovasi terbaru bagi para seniman. Nvidia, yang merupakan sebuah perusahaan produsen prosesor grafis, kartu grafis, chipset, serta alat-alat komunikasi lainnya untuk perangkat PC, memperkenalkan aplikasi gambar “GauGAN” yang berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam ajang GPU Tech Conference (GTC) 2019 di San Jose, California.

Foto: SlashGear

GauGAN, sebuah software interaktif besutan Nvidia ini dapat mengubah coretan kasar kita menjadi karya fotorealistik menakjubkan hanya dalam hitungan detik. Software ini memanfaatkan generative adversarial network, atau GAN, yang mampu menafsirkan garis-garis sederhana dan mengubahnya menjadi gambar hiper-realistik. Untuk membuat software GauGAN ini, Nvidia memanfaatkan satu juta gambar dari Flickr sebagai data utama. Satu juta gambar ini digunakan untuk melatih AI di dalam software GauGAN sehingga dapat mengenali konteks sekaligus menambahkan obyek yang realistis berdasarkan sketsa yang digambar pengguna.

Baca Juga:  Demokrat Tepis Isu Wafat Ani Yudhoyono

Brayn Catanzaro (Vice President Applied Deep Learning Research) mengatakan, GauGAN dapat bekerja di berbagai platform, termasuk komputer dengan kemampuan komputasi standar. “Kami akan terus mengembangkan aplikasi ini lebih lanjut terutama dalam pembuatan dan pengenalan model objek,” katanya.

Foto: kaskus.id

Software ini memiliki platform neural network yang dapat memahami karakteristik seorang manusia dalam membuat suatu lukisan. Sebelumnya software dengan jenis seperti ini pernah dibuat oleh Google. Namun, Software yang dibuat oleh Google hanya mengubah gambaran doodle menjadi clipart. Beda dengan milik Nvidia yang benar-benar mengubah gambar doodle menjadi landscape secara instan dan intuitif. Seperti contohnya saja jika anda menggambar pohon kemudian kita menggambar danau atau genangan air di bawahnya, maka pantulan gambar pohon tersebut akan terlihat dalam pantulan yang ada di permukaan air.

Namun, Nvidia tidak memungkiri bahwa menunjukkan jika AI model GauGAN ini masih memiliki banyak kekurangan untuk masalah hal yang realistis. Contohnya saja jika menggambar dengan tekstur rumput atau air pasti akan mudah karena bentuknya hampir sama. Namun, untuk bentuk gambar seperti bangunan dan furnitur akan menyebabkan gambar tersebut kurang realistis.

Baca Juga:  Mbah Maimoen dan Ayat-Ayat Kauniyah

Diperkirakan di masa depan, teknologi ini bisa membuat pattern yang rumit seperti itu, tetapi hal itu membutuhkan kerja keras yang lebih dari pihak Nvidia.

Bryan Catanzaro, VP, Applied Deep Learning Research Nvidia mengatakan, dengan software ini maka kita bisa lebih mudah mengeluarkan ide dengan sketsa-sketsa sederhana menjadi gambar yang sangat realistis.

Nvidia belum mengumumkan kapan software ini akan menjadi produk yang akan diperjualbelikan. Mereka hanya mengungkapkan software ini dapat membantu mulai dari para arsitektur, tata kota, dan bahkan developer game di masa yang akan mendatang. (Kbb)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of