Cara Mudah Menabung Saat Ramadhan

0
Anda bisa buat target tabungan saat Ramadan. Foto: gunungrizki.com

Oleh: Anisa Tri Kusuma |

Yuk ketahui tips ‘menggendutkan’ rekening Anda dalam satu bulan saja

Semaranginside.com, Jakarta Menabung saat Ramadhan memang gampang-gampang susah. Gampang karena sebenarnya ada berbagai cara yang bisa kita manfaatkan untuk menabung lebih banyak dari biasanya. Susah karena seringkali ada pengeluaran tak terduga yang harus segera kita atasi saat itu juga.

Sebenarnya, ada sejumlah cara sederhana yang bisa dicoba untuk menabung saat Ramadhan tanpa bikin stres. Kalau berhasil mendisiplinkan diri dengan mengikuti cara-cara ini, sangat memungkinkan jika hari Lebaran nanti kita punya cukup uang untuk berbagai keperluan.

1. Siapkan Celengan Khusus
Anda bisa pakai stoples kaca bening untuk celengan khusus selama bulan Ramadhan. Agar lebih semangat, kita bisa gunakan celengan tersebut untuk diisi dengan uang pecahan tertentu saja. Misal, celengan tersebut khusus untuk wadah tabungan dengan uang pecahan Rp20 ribu. Jadi setiap hari selama bulan Ramadan, setiap kali punya uang Rp20 ribu, bisa kita masukkan dalam stoples itu. Kalau sehari menabung Rp20 ribu, maka dalam 30 hari kita tabungan kita bisa mencapai Rp600 ribu, lumayan kan?

2. Tabungkan Uang Sisa THR
Begitu mendapat THR, sebaiknya langsung kita buat pos-pos pengeluaran khusus selama Ramadhan. Misal, untuk keperluan membeli kue lebaran, beli baju baru, atau disisihkan khusus untuk salam tempel ke keponakan atau kerabat. Bila ada sisanya, langsung masukkan dalam tabungan. THR tak harus dihabiskan dalam satu waktu saat Ramadhan, sisanya masih bisa dipakai untuk liburan setelah lebaran atau dibelanjakan untuk hal lain.

Baca Juga:  Komunitas Muslim Sri Lanka Sambut Ramadhan dengan Keprihatinan

3. Sahur dan Berbuka dengan Masakan Rumahan
Kadang yang membuat kita agak boros saat Ramadhan adalah karena ada acara buka bersama makan di restoran. Boleh saja kok tetap ikut acara buka bersama, tapi kita tetap perlu merencanakan pos pengeluaran dan keuangannya dengan baik. Setelah itu kita bisa lebih memaksimalkan upaya untuk sahur dan berbuka dengan masakan rumahan yang kita buat sendiri di rumah. Memasak sendiri bisa jadi cara penghematan yang efektif selama bulan Ramadhan.

4. Buat Alokasi Pengeluaran Harian
Misal, dalam sehari kita menjatah diri kita maksimal mengeluarkan uang Rp75 ribu untuk keperluan makan sahur dan berbuka yang sederhana. Bila dalam sehari kita bisa hemat Rp 30 ribu karena dapat makan berbuka puasa gratis di acara kantor, maka sisa uang yang ada bisa kita sisihkan dan ditabung. Entah Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, atau berapapun bila ada uang sisa dari yang sudah kita alokasikan untuk diri kita, bisa kita tabung. Saat hari lebaran, tabungan tersebut bisa kita buka dan hitung, lumayan kalau ada uang tambahan untuk dibagikan ke saudara atau kita sedekahkan.

Baca Juga:  Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan Ditetapkan 6 Mei

5. Buat Daftar Kebutuhan dan Pengeluaran
Catat apa saja yang benar-benar akan Anda butuhkan dan ke mana saja Anda menghabiskan uang Anda. Cara ini akan membantu Anda untuk lebih giat menabung dan terhindar dari hal-hal yang tidak terlalu perlu Anda beli.

Dengan membuat daftar kebutuhan, Anda bisa mengetahui apa saja yang benar-benar menjadi kebutuhan Anda dan berapa uang yang Anda perlukan untuk memenuhinya.

Sedangkan mencatat pengeluaran akan membantu Anda melihat bagaimana Anda menghabiskan uang Anda dan apa saja pengeluaran yang sebenarnya tidak terlalu penting. Dan jika Anda mau benar-benar menghemat, Anda bisa menekan kebutuhan Anda hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja, dan sisanya bisa dialokasikan untuk tabungan.

Itulah cara menabung saat Ramadhan yang bisa Anda lakukan. Selamat menabung. (*/Dry)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of