Cara Sehat Konsumsi Ikan Asin

0
Ketahui trik mengolah ikan asin agar Anda bisa mendapatkan manfaatnya. Foto: Grid.ID

Oleh: Anisa Tri Kusuma |

Pengolahan yang tepat, menjadi faktor penting demi mendapatkan manfaat dari ikan asin

Semaranginside.com, Jakarta Ikan asin banyak diidolakan oleh masyarakat karena memang harganya lebih murah dibandingkan ikan segar. Namun sayangnya, karena tinggi garam sehingga kita disarankan agar tidak makan olahan ikan asin secara berlebihan. Tapi Anda juga tidak perlu takut berlebihan, karena dengan trik tertentu, kita bisa menikmati olahan ikan asin yang tak hanya enak, tapi juga sehat. Ingin tahu bagaimana cara memasak ikan asin yang enak dan sehat? Simak ulasan berikut ini.

Foto: baca.co.id

Kenali Ciri Ikan Asin Yang Berkualitas Baik

Aroma
Ikan asin yang tidak mengandung bahan pengawet, cenderung memiliki aroma khas yang kurang sedap. Saat membeli ikan asin, pastikan bahwa ikan asin tersebut masih memiliki aroma khas tersebut. Ikan asin yang mengandung bahan pengawet, biasanya tidak memiliki aroma khas ini.

Tekstur Daging Ikan
Pada ikan asin yang bebas pengawet, biasanya ditandai dengan tekstur daging yang mudah rusak atau lebih lunak. Pilihlah ikan asin jenis ini. Hindari memilih ikan asin yang memiliki daging alot dan keras. Ikan asin dengan tekstur alot dan keras biasanya mengandung formalin dan bahan kimia berbahaya lainnya.

Warna Ikan Asin
Untuk ikan asin yang tidak mengandung bahan kimia biasanya cenderung lebih gelap kecoklatan atau bahkan cenderung hitam. Perlu Anda tahu, pada ikan asin yang memiliki warna bersih dan putih, selain mengandung formalin ikan asin ini juga mengandung pemutih. Jadi, saat membeli ikan asin perhatikan selalu warna ikan asinnya ya.

Baca Juga:  Mencicipi Kaledo, Kuliner Bangsawan Palu

Daya Tahan Ikan
Ikan asin tanpa bahan pengawet, biasanya memiliki daya tahan tidak lebih dari 1 sampai 2 bulan. Ketika ikan disimpan dalam waktu yang lama namun tidak rusak dan teksturnya tetap, bisa jadi hal ini menunjukkan bahwa ikan tersebut mengandung formalin. Usahakan untuk memastikan ikan asin yang dijual pedagang adalah ikan asin baru.

Lalat
Saat membeli ikan asin, lihat adakah lalat yang menghinggapi ikan asin tersebut. Jika ada lalat yang menghinggapinya, hal ini bisa menunjukkan bahwa ikan asin tersebut bebas bahan pengawet. Pada dasarnya, lalat tidak akan mau makanan yang mengandung bahan kimia.

Perhatikan Cara Mengolahnya

Rendam dalam air hangat
Untuk mengurangi rasa asin berlebihan, rendam ikan asin ke dalam air hangat selama kurang lebih 10 menit sebelum dimasak. Jangan terlalu lama agar tekstur ikan tidak hancur saat dimasak.

Merendam ikan asin dalam air garam
Kadar garam dalam ikan asin bisa dibilang memiliki konsentrasi tinggi, sehingga Anda bisa menguranginya dengan cara merendam ikan asin dalam air garam selama 20 menit. Cara ini membuat garam yang menempel pada ikan menjadi larut dalam air perendamnya. Tiriskan dan cuci kembali hingga bersih. Ketika diolah menjadi masakan, disarankan tidak menambahkan garam lagi agar masakan tidak semakin asin.

Jangan Makan Ikan Asin Dengan Nasi Panas
Uap nasi yang mengepul itu akan membawa zat nitrosamin ke pori-pori kulit Anda, khususnya ke bagian mulut, leher dan tenggorokan. Sebetulnya, tidak hanya berlaku pada ikan asin saja, makanan dan olahan yang diasinkan atau setidaknya mengandung zat nitrit (bagian dari nitrosamin), yang akan menimbulkan zat karsinogen pada tubuh Anda. Karena itulah anak-anak disarankan tidak mengonsumsi ikan asin karena kekebalan tubuhnya masih rendah. Jika dari kecil sudah sering makan ikan asin maka ketika dewasa lebih rentan terkena kanker nasofaring. Untuk menetralisir kandungan garam dalam ikan kita bisa menambahkan sayuran dalam jumlah banyak, misalnya: tomat dan sayuran lainnya.

Baca Juga:  Ini Durian Monti, Berat 10 Kg dan Blasteran Thailand-Semarang

Konsumsi Banyak Air Putih
Air bisa membantu mengeluarkan toksin dalam tubuh lewat keringat dan buang air. Tanpa air yang cukup, segala gizi yang kita makan tidak akan diserap secara sempurna oleh tubuh. Setelah makan ikan asin, alangkah lebih baik jika Anda banyak minum, agar kadar garam yang berlebihan dari konsumsi ikan asin akan di buang oleh tubuh melalui urin.

Berbagai fakta menyatakan jika ikan asin kering sebanyak 100 gram ternyata mengandung fosfor sebesar 300mg, ditambah lagi dengan adanya kalsium sekitar 200mg. Kedua kandungan pada ikan asin tersebut memiliki manfaat penting pada kesehatan tulang dan gigi kita. Namun harus diingat bahwa ikan asin bukan untuk dikonsumsi setiap hari. Semoga tips ini dapat menjadi solusi tepat bagi Anda penggemar olahan ikan asin. (*/Dry)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of