Catat, Anak Mudah Meniru Kebiasaan Kekerasan Orang Tuanya

0
Ilustrasi kekerasan anak. Foto: Istimewa

Oleh: Nurcholis |

Semaranginside.com, Jakarta — Tingkah orang tua mempengaruhi perilaku kekerasan anak, kalau orang tua biasa melakukan tindak kekerasan di rumah maka anak-anak akan menirunya. Demikian disampaikan Psikolog anak Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jane Cindy.

“Ada orang tua yang melakukan tindak kekerasan di rumah, mengekspresikan rasa marah dengan memukul, memaki, menampar, dan sebagainya,” kata Jane dikutip Antara, Jumat (10/5).

Ia menambahkan anak tidak hanya bisa meniru tindak kekerasan orang tua yang dilakukan terhadap anak, namun juga kekerasan antarpasangan. Anak juga dapat melakukan kekerasan karena faktor lingkungan teman sebaya.

Baca Juga:  Penerapan Kota Layak Anak Dipercepat

“Karena banyak yang melakukan kekerasan di lingkungan terdekatnya, anak jadi menganggap kekerasan sebagai hal yang normal untuk mengekspresikan kemarahan,” tuturnya.

Orang tua harus bisa menjadi contoh yang baik bagi anak dengan tidak menampilkan sikap-sikap agresif berupa kekerasan baik verbal maupun fisik, kata Jane.

Menurut Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja 2018 yang dilakukan terhadap 11.410 rumah tangga yang tersebar di 1.390 blok sensus di 232 kecamatan yang berada di 150 kabupaten/kota di 32 provinsi, dua dari tiga anak dan remaja perempuan atau laki-laki pernah mengalami salah satu bentuk kekerasan sepanjang hidupnya. Kekerasan yang dialami cenderung tumpang tindih antara kekerasan emosional, kekerasan fisik dan kekerasan seksual.

Baca Juga:  Seberapa Besar Pengaruh Genetik Pada Prestasi Akademik?

Tiga dari empat anak-anak dan remaja yang pernah mengalami kekerasan salah satu jenis atau lebih melaporkan bahwa pelaku kekerasan adalah teman atau sebayanya. (cak/Ags/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of