Dadan Ramdan, Murid Basar yang Masih Setia Menggambar

0
Pelukis Dadan Ramdan

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Namanya Dadan Ramdan. Usianya sudah menginjak 66 pada tahun ini. Dia baru-baru ini ikut menyertakan beberapa lukisannya pada Pazaarseni yang digelar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS).

Dadan mengungkapkan kelahiran Bandung. Di sana dia belajar pada pelukis bernama Basar Idjonati. Saat muda, dia sering datang ke rumahnya untuk nyantrik.

“Basar adalah pelukis yang luar biasa. Saya beruntung bisa menjadi salah satu muridnya,” kata Dadan.

Tak heran, gaya Dadan tak jauh beda dengan lukisan Basar. Untuk diketahui, Basar merupakan salah satu pelukis yang dikenal mengikuti aliran mooi indie. Dia kerap mengungkap lanskap pemandangan indah dari alam di Jawa Barat atau sekitar.

Baca Juga:  Penampilan Teater SS Cukup Menghibur

Dadan mengungkapkan sering melukis dengan gaya Basar. Karena tinggal di Kawasan Tanah Mas, salah satu pemandangan yang sering dilukisnya adalah suasana di pengasapan ikan. Dia bahkan mengaku hapal betul dengan kondisi di sana.

“Jadi kalau melukis, ak perlu lagi ke tempatnya. Di rumah saja sudah bisa,” ujarnya dengan logat Sunda yang masih terasa.

Semula, Dadan menggunakan cat minyak dan kanvas. Namun, akhir-akhir ini, dia mengungkapkan beralih ke akrilik. Untuk medianya, dia lebih sering menggunakan hardboard.

Lukisan Dadan telah laku di berbagai tempat. Dia mengungkapkan sering mengikuti bursa lukisan, salah satunya yakni Pasar Seni Lukis Indonesia di Surabaya. Event tersebut hampir selalu diikuti dan lukisannya banyak terjual.

Baca Juga:  Forum Senin Legi Gelar "Sirkus Politikus"

Saat ditanya harga, dia mengatakan tak mematok harga tertentu. Salah satu lukisan yang dipajang di Pazaarseni kemarin yakni suasana di muara sungai dengan perahu-perahu nelayan yang parkir. Lukisan tersebut cukup hidup dengan teknik pencahayaan yang jelas bagi pengamat akan mengingatkan pada karya Basar.

“Kemarin dibanderol Rp 3 juta. Tapi kalau ada yang mau menawar, silakan,” ujarnya sembari tersenyum.

Pada usia senja ini, dia mengungkapkan tak banyak yang dilakukan selain menggambar.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of