Debut Memalukan Lampard

0
Pelatih anyar Chelsea, Frank Lampard. Foto: twitter @ChelseaFC

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Pekan perdana Liga Inggris 2019-2020 mungkin akan selalu menjadi kenangan pahit Frank Lampard. Menukangi Chelsea dan debut menjadi pelatih berakhir memalukan dengan kekalahan 4-0.

Lebih pahit lagi, lawan Chelsea adalah Manchester United yang merupakan musuh bebuyutan. Tak hanya itu, lawan sesama manajer adalah Ole Gunnar Solksjaer. Lampard dan Solksjaer merupakan sama-sama legenda tim dan sudah seringkali bertemu saat masih aktif bermain. Baik saat Lampard masih bermain di West Ham atau sudah berseragam biru-biru The Blues.

Dari 11 pertemuan itu, Solskjaer lebih sering meraup kemenangan. Lima kali dia dan Manchester United menaklukkan klub yang diperkuat Lampard. Sisanya 3 laga berakhir imbang dan 3 lainnya dimenangi Lampard. Empat dari lima kemenangan Solskjaer diraih di Stadion Old Trafford. Pada 1 April 2000, Red Devils malah menangguk kemenangan sangat telak 7-1.

Baca Juga:  Listrik Padam dan MRT Berhenti, Penumpang Dievakuasi dari Bawah Tanah

Sehari sebelum pertandingan, Lampard yang diragukan justru mengaku tertantang dengan pertandingan perdana melawan Manchester tersebut. Maklum lampard maish minim pengalaman. Sementara Solksjaer sudah menangani klub sebelum tiba di Old Trafford.

Dalam pertandingan, Cehelsea dan Manchester yang berlangsung semalam, Cehesea sebenarnya bisa mengimbangi permainan Manchester. Bahkan ball possession Chelsea 56% atau lebih banyak dari Manchester yang hanya 46%.

Untuk urusan tembakan ke gawang, Chelsea memiliki 18 tembakan berbanding 11 milik Manchester. Demikianhalnya dengan tembaka yang mengarah ke gawang 7 berbanding 5.

Baca Juga:  Regenerasi Petani Dinilai Jadi Tantangan Pangan Masa Depan

Namun sayangnya lima tembakan Manchester tersebut empat diantaranya berbuahmenjadi gol. Sementara tujuh milik Chelsea tak satupun terkonversi menjadi gola. Hanya sekali membentur tiang gawang.

Saat masih aktif bermain, Lampard adalah jenderal lapangan tengah. Baginya mungkin penguasaan bola sangat penting. Namun Lampard harus memastikan penguasaan bola berujung tiga pon bagi klub.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of