Denda Rp 500 Ribu Bagi kendaraan Berlampu Strobo dan Sirine

0
Operasi Patuh Jaya 2019 di Jakarta Timur, Kamis (5/9). Foto: Fichri Hakiim/Indonesiainside.id

Oleh: Fichri Hakiim

Semaranginside.com, Jakarta – Pihak kepolisian akan bertindak tegas kepada pemilik mobil pribadi yang menggunakan lampu strobo dan sirine. Pemilik mobil pribadi masih banyak yang tidak mentaati larangan penggunaan lampu strobo dan sirine pada mobilnya.

“Semua pengguna jalan memiliki hak yang sama, tidak ada yang di istimewakan, kecuali ada tamu khusus atau VIP,” ujar Kasatlantas wilayah Jakarta Timur AKBP Sutiman kepada Indonesiainside.id, Kamis (5/9).

Polres Jakarta Timur menggandeng Dishub, Polisi Militer, dan Satpol PP dalam Operasi Patuh Jaya 2019di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (4/9). Penggunaan lampu strobo dan sirine menjadi sasaran dalam operasi kali ini.

Baca Juga:  5 Truk Ditilang Karena Bongkar Muat di Pinggir Jalan

Lampu strobo dan sirine pada dasarnya digunakan hanya untuk kendaraan yang berwenang saja. Hal ini berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009.

Maraknya penggunaan lampu strobo dan sirine ini patut dicermati. Pasalnya, penggunaan lampu strobo dan sirene dapat berpotensi mengganggu pengguna jalan lain, “Tentu ini akan mengganggu pengendara lain, dan mereka seolah memakan hak pengendara lain,” ujar AKBP Sutimin.

Pemakaian lampu strobo sering disalagunakan untuk menghindari kemacetan. Lampu strobo dan sirine biasa dinyalakan pengguna agar mendapat prioritas mendahului kendaraan lain di jalan raya. “Tentu, pengendara yang memakai lampu strobo dan sirine akan dikenakan estimasi denda sebesar Rp500 ribu,” ujar Aiptu Anton petugas kepolisian kesatuan wilayah Jakarta Timur, yang berada di lokasi operasi.(PS/INI-Network)

Baca Juga:  Marah Saat Ditilang Bisa Jadi Gangguan Mental Serius

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of