Dibalik Gerakan Makan Mi Ayam Wonogiri Tanggal 30 Juni

0

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Pelaku kuliner mi ayam asal Wonogiri mengajak masyarakat makan mi ayam bersama-sama pada hari Minggu (30/6). Ajakan ini telah dibagikan di media sosial semenjak beberapa hari lalu.

Penyebabnya, ada unggahan video masyarakat yang dinilai merugikan. Ajakan ini sekaligus menanggapi menanggapi viralnya video berdurasi 45 detik berisi adegan seseorang menunjukkan daging mi ayam yang bentuknya seperti kepala tikus di Facebook.

Ajakan ini pun ditanggapi positif anggota DPRD Jateng asal Wonogiri, Hadi Santoso. “Insyaallah saya ikut gerakan ini…. Saya percaya mie ayam makanan sehat dan halal,” tulis Hadi di akun facebooknya sembari membagikan status makan mi ayam di tanggal 30 Juni 2019.

Baca Juga:  APBD Rp28,77 Triliun, PKS Minta Prioritas untuk Kemiskinan

Status hadi ditanggapi beraam oleh masyarakat. Akun Wahyu Agus K mengatakan dirinya dan keluarga telah makan bakso dan mi ayam semalam. “Wuenak pokoke,” tulisnya.

Ada juga komentar nyeleneh dari Ahmad Fauzi yang menuliskan “Sebelum (mi ayam) di klaim ‘’bangsa’’ lain ya pak, wkwkwk…”.

Gerakan makan mi ayam tersebut digagas warga Bedali RT 002/RW 004, Panggil, Jatipurno, Wonogiri, Iyon Suryono (34). Selumnya dia membuat surat terbuka di akun Facebook miliknya, Rabu (26/6).

Baca Juga:  Waduh, Ridho Rhoma Kembali Masuk Penjara

Dalam surat terbuka itu, Iyon menyanggah tudingan bahwa daging mi ayam yang ditunjukkan seseorang dalam video tersebut kepala tikus.

Dia meyakini daging itu kepala ayam bagian bawah yang terdapat dua cengger kecil di sisi tepi. Lantaran ditunjukkan secara terbalik, sehingga cengger terlihat seperti daun telinga tikus. Sebagai mantan bakul mi ayam, Iyon mengaku hapal betul bagian itu. Menurut dia hanya ayam tua yang kepala bagian bawahnya bercengger. Pedagang mi ayam biasanya menggunakan ayam tua agar daging tidak hancur saat dimasak dan rasanya lebih enak. (Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of