Dosen UIN Walisongo Koordinator Kepala Pusat Pengabdian pada Masyarakat PTKIN se-Indonesia

0
Peserta pertemuan Kepala Pusat Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia foto bersama. Foto : walisongo.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Dosen UIN Walisongo Semarang M Rikza Chamami ditunjuk sebagai Koordinator Kepala Pusat Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Di kampusnya, Rikza adalah Kepala Pusat Pengabdian pada Masyarakat (PPM) LP2M.

“Dengan ini, kami amanahkan kepada Pak Rikza untuk menjadi Koordinator Kapus PPM” kata Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemenag RI Suwendi di Hotel Atria Residence Gading, Serpong, Tangerang, Banten, dikutip dari situs resmi UIN Walisongo, Rabu (6/11).

Suwendi berpesan bahwa soliditas para Kapus PPM menjadi ujung tombak majunya pengabdian kepada masyarakat di kampus.

Baca Juga:  Lewat KKU dan KKS, Mahasiswa Unika Dibekali Soft Skills

“Banyak agenda yang akan dituntaskan bersama ke depan dan para Kapus PPM ini dapat kompak membuat rencana program pengabdian yang lebih inovatif,” tegasnya.

Dia juga mengungkapkan, ada empat hal pokok yang perlu dijadikan agenda nasional pengabdian masyarakat. Pertama, perlunya aturan keseragaman model Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lingkungan PTKIN. Kedua, perlu rumusan tentang KKN di luar negeri.

“Yang ketiga berkaitan dengan kegiatan karya pengabdian perlu kreasi kluster baru di program Litapdimas dan keempat pentingnya dosen didorong ikut terlibat short course pengabdian,” imbuhnya pada acara yang dilangsungkan kemarin.

Baca Juga:  Menuju Kampus Hijau, Rektor UIN Walisongo Larang Merokok di Kampus

Dalam forum pembekalan pengabdian masyarakat ini juga disepakati kegiatan KKN Nusantara di daerah 3T. UIN Sunan Ampel Surabaya menjadi penyelenggara KKN Peace Building di Nusa Tenggara Timur dan IAIN Ambon menjadi penyelenggara KKN Trauma Healing Pasca Bencana di Ambon.

“Program ini akan dibuka untuk semua PTKIN dengan mengirimkan dua peserta yang akan diseleksi oleh asal kampusnya dan akan dilatih oleh dosen UIN Surabaya dan IAIN Ambon,” pungkasnya.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of