Dry Cleaning Pemicu Kanker Darah

0
Larutan PERC yang digunakan dalam metode dry cleaning berpotensi menyebabkan kanker pada manusia. Foto: Washing Factory

Oleh: Anisa Tri Kusuma |

Zat kimia dalam metode dry cleaning dapat memicu timbulnya leukemia

semaranginside.com, Jakarta — Ibu Ani Yudhoyono atau Kristiani Herawati, istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono diketahui tengah mengidap kanker darah atau leukimia. Saat ini Ibu Ani sedang dirawat intensif di National University Hospital Singapura. Belum diketahui penyebab kanker darah yang diderita Ibu Ani

Leukemia merupakan salah satu jenis kanker darah yang bisa menyerang siapa pun, khususnya anak kecil usia 3-5 tahun. Meskipun anda tidak memiliki garis keturunan penderita Leukemia, bukan berarti terbebas dari penyakit ini.

Salah satu penyebab Leukemia bisa berasal dari perabotan rumah tangga. Mulai dari sofa, karpet, tirai, penutup jendela, pembersih, pembasmi serangga, kulkas dan gelas. Barang-barang rumah tangga tersebut bisa memicu penyakit kanker secara umum. Sementara pakaian dan sepatu yang dipakai sehari-hari bisa juga menyebabkan kanker darah, terutama pakaian (atasan dan bawahan) dan kaos kaki yang bersentuhan langsung dengan kulit tubuh.

Penyebabnya bukan karena bahan atau merek-nya, yang harus Anda perhatikan adalah cara mencuci baju dan sepatu yang benar. Apalagi bagi Anda yang mencuci pakaian dengan teknik dry cleaning atau mencuci kering. Teknik mencuci pakaian dengan cara ini diketahui memiliki kandungan perchlorethylene di dalamnya.

Baca Juga:  Terkuak “Desa Siluman’’, Ganjar Sebut Saatnya Perbaiki Data

Bahkan kimia yang juga biasa disebut tetrachloroethylene tersebut merupakan zat untuk mengeringkan pakaian. Kandungan perchlorethylene juga ditemukan pada semir sepatu atau pembersih kayu.

Dry cleaning dan Leukemia
Dry cleaning merupakan proses mencuci dengan menggunakan larutan pencuci khusus, yaitu tetrachlorethylene atau perchlorethylene (PERC). Larutan PERC dapat menghilangkan noda dan kotoran pada pakaian tanpa perlu menggunakan air.

Metode dry cleaning sering digunakan untuk mencuci pakaian yang berbahan lembut, seperti wol, kulit, atau sutra. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan pakaian akibat penggunaan mesin cuci. The International Agency for Research on Cancer (IARC) dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa larutan PERC yang digunakan dalam metode dry cleaning tergolong sebagai zat karsinogenik. Artinya, PERC termasuk ke dalam zat yang berpotensi menyebabkan kanker pada manusia.

American Cancer Society juga menyatakan hal serupa, hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang sering terpapar PERC, seperti pegawai dry cleaning atau pabrik kimia yang menggunakan PERC, lebih rentan mengalami beberapa jenis kanker, termasuk kanker esofagus, kandung kemih, kanker darah (leukemia), dan kanker kelenjar getah bening (limfoma).

Senyawa PERC yang tertinggal di baju setelah proses dry cleaning rupanya dapat menempel di kulit atau terhirup saat bernapas, lalu masuk ke paru dan aliran darah. Dalam jumlah sedikit, senyawa ini dapat dikeluarkan dari tubuh melalui urine.

Baca Juga:  Kisah Ayu, Ditelantarkan Suami Hingga Keluar Masuk Lokalisasi

Namun, bila semakin sering terpapar, maka jumlahnya akan semakin banyak dan menumpuk dalam tubuh. Hal inilah yang kemudian memicu timbulnya kanker.

Senyawa PERC ternyata juga menimbulkan efek negatif bagi tubuh. Senyawa itu diketahui dapat menyebabkan kebingungan, sakit kepala, rasa ingin pingsan, hingga kerusakan otak dan sel saraf yang lebih parah. Paparan zat kimia tersebut masuk ke dalam tubuh melalui udara yang terhirup oleh pernapasan kita.

Risiko tinggi kanker akibat zat kimia perchlorethylene bisa terjadi jika Anda sering terpapar dan dalam jumlah banyak. Karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan masker ketika mencuci dan menjemur pakaian serta menyemir sepatu. Trik tersebut juga berlaku saat Anda menyetrika pakaian menggunakan pelembut pakaian agar tidak terpapar langsung oleh zat kimia yang terkadung di dalamnya.

Memang, dampak negatif senyawa PERC tidak langsung terjadi seketika, dan jika pernah menggunakan jasa dry cleaning, Anda tidak serta-merta akan mengalami leukemia atau kondisi berbahaya lainnya secara langsung. Namun, demi keamanan dan kesehatan bersama, lebih baik jika anda menggunakan metode konvensional dalam membersihkan pakaian dan menghindari paparan senyawa PERC. (Kbb)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of