Dua Pekan Kabut Asap Selimuti Pekanbaru

0
Kondisi kabut asap di Jalan Garuda Sakti, Panam, Pekanbaru. Foto: Istimewa

Oleh: Bayu Derriansyah

Semaranginside.com, Pekanbaru – Kabut pekat telah melanda Pekanbaru sejak dua pekan lalu. Hingga hari ini, Selasa (13/8), kabut asap masih menyelimuti udara Pekanbaru. Kondisi kesehatan warga mulai terganggu terutama sesak napas.

“Sesak napas kami, setiap hari hirup asap. Apalagi waktu pagi hari, kabut asapnya itu nampak tebal. Jadi kasihan juga untuk anak yang pergi ke sekolah, pagi-pagi sudah dapat sarapan asap,” kata Ngadirin, satu warga Jalan Garuda Sakti, Panam, Pekanbaru kepada Metropekanbaru.com (INI Network), Selasa (13/8).

Baca Juga:  Tim Labfor Mabes Polri Belum Bisa Pastikan Penyebab Lumpuhnya Listrik Jakarta

Dari pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pagi ini kabut asap memang masih menyelimuti udara di tiga wilayah di Riau, di antaranya adalah Kota Pekanbaru, Pelalawan, dan Dumai.

Berdasarkan pantauan BMKG pada pukul 07.00 WIB, jarak pandang di wilayah Kota Pekanbaru sekitar 5 kilometer. Sementara di wilayah Kota Dumai dan Pelalawan hanya sekitar 4 kilometer. Keterbatasan jarak pandang diakibatkan oleh kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca Juga:  Museum Jateng Koleksi 60.000 Benda Bersejarah

Beradasarkan alat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), udara di Kota Pekanbaru masih terpantau dalam kondisi sedang dan belum berbahaya. Siswa sekolah di wilayah Pekanbaru juga belum diliburkan, meskipun kabut asap telah terjadi sejak lebih dari dua minggu terakhir. (Aza/Jss/INI Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of