Empat Warga Australia ‘Diusir’ dari Papua

0
Dua dari empat warga negara Australia yang diduga terlibat dalam unjuk rasa OAP di depan Kantor Walikota Sorong. Kantor Imigrasi Sorong kemudian mendeportasi empat warga negara Australia tersebut pada Senin (1/9) melalui Bandar Udara Domine Eduard Sosok Sorong. Foto: Dok. Humas Imigras)

Oleh: Eko P

Semaranginside.com, Jakarta – DPR RI telah meminta agar aparat keamanan mengungkap dugaan keterlibatan pihak asing dalam unjuk rasa berujung rusuh di sejumlah daerah di papua. Dugaan DPR ini terbukti dengan langkah Direktorat Jenderal Imigrasi yang mendeportasi empat warga negara asing dari Papua.

Menurut Kantor Imigrasi Sorong, pihaknya telah mendeportasi empat warga negara Australia. Mereka diduga turut serta dalam aksi unjuk rasa di depan Wali Kota Sorong.

“Ya betul, ada empat warga negara Australia yang dideportasi terkait dugaan aksi unjuk rasa tersebut,” ujar Kasubbag Humas Ditjen Imigrasi Sam Fernando seperti dikutip Antara di Jakarta, Senin (2/9).

Baca Juga:  Mengukur Plus Minus Kemitraan Ekonomi RI-Australia

Unjuk rasa yang digelar di depan Kantor Wali Kota Sorong tersebut, dikatakan Sam, bertujuan untuk menuntut kemerdekaan Papua.

Adapun empat warga negara Australia yang dideportasi adalah Baxter Tom (37), Davidson Cheryl Melinda (36), Hellyer Danielle Joy (31), dan Cobbold Ruth Irene (25).

“Proses deportasi keempat WN Australia itu dilakukan hari ini (Senin, 2/9) melalui Bandar Udara Domine Eduard Osok Kota Sorong,” kata Sam.

Keempat warga negara Australia tersebut, menurut Sam, akan diterbangkan menggunakan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6197 menuju Bali melalui Makassar.

Baca Juga:  Polda Papua Selidiki Pelaku Penyebar Video Pembakaran Logistik Pemilu di Puncak Jaya

“Seluruh WNA selanjutnya akan dipulangkan menuju Australia menggunakan pesawat Qantas QF44, kecuali Davidson Cheryl Melinda akan berangkat ke Australia pada 4 September 2019, menggunakan pesawat Virgin Australian Airline pukul 15.45 WITA,” ujar Sam. (EP/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of