Fakultas Kesehatan Udinus Sabet Penghargaan Asosiasi Kesehatan Asia

0
Penyerahan penghargaan dari AHLA di Ho Chi Minch City, Vietnam. Foto: istimewa

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Fakultas Kesehatan (FKes) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mendapat penghargaan sebagai Yufong International Health Literacy Award dari Asian Health Literacy Association (AHLA).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara “7th International Health Literacy Conference” pada 10 hingga 12 November 2019 di Ho Chi Minch City, Vietnam.

Penghargaan yang diberikan AHLA ini ditujukan kepada peneliti muda Udinus yang penelitiannya terpublikasi di jurnal Q1 mengenai pengembangan versi pendek kuesioner literasi kesehatan dan beberapa publikasi lainnya. FKes Udinus merupakan institusi pertama di Indonesia yang bergabung menjadi anggota AHLA.

Baca Juga:  Kampus Udinus Dorong Pendrikan Kidul Jadi Kampung Animasi

Acara konferensi internasional tersebut merupakan konferensi rutin tahunan yang diselenggarakan oleh AHLA. Dalam acara tersebut diselenggarakan General Assembling Meeting Members of AHLA dan sharing riset tentang literasi kesehatan di seluruh dunia.

Kurang lebih 300 peserta yang menghadiri konferensi tersebut merupakan anggota AHLA dan juga peneliti literasi kesehatan dari seluruh dunia.

“Selain bangga menjadi institusi pertama yang menjadi member AHLA, penghargaan ini merupakan sebuah kepercayaan yang perlu dijaga. Udinus selalu melakukan riset tentang literasi kesehatan di Indonesia, baik untuk dosen maupun mahasiswa,” ujar dosen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan FKes Udinus, Enny Rachmani, Selasa (12/11).

Baca Juga:  KSR Udinus Galang 100 Kantung Darah

Sementara itu, Dekan FKes Udinus Guruh Fajar Shidik juga beranggapan bahwa hal tersebut merupakan bukti nyata bahwa fakultasnya mampu berprestasi di tingkat dunia.

“FKes Udinus tidak kalah unggul dibandingkan universitas lain yang lebih senior dan mampu berperan aktif dalam kolaborasi international. Semoga FKes Udinus bisa terus menjadi institusi yang konsisten dan terdepan dalam bidang riset dan proyek literasi kesehatan,” ujar Guruh.

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of