Film Tambakrejo Dapat Pujian

0
Anto Galon. Foto : Nugroho

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Sineas yang akrab disapa Anto Galon kembali melahirkan karya. Dia membuat film dokumenter bertajuk Tambakrejo. Film tersebut berdasar peristiwa yang terjadi di Kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara.

Film Tambakrejo diluncurkan pagi tadi di Unika Soegijapranata. Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Hendrar Prihadi, Romo Aloysius Budi Purnomo PR, Sekretaris Dewan Kesenian Semarang Daniel Hakiki, Direktur Pattiro Semarang Widi Nugroho, serta perwakilan warga Tambakrejo dan juga puluhan undangan lain.

Untuk diketahui, beberapa bulan lalu, warga Tambakrejo menjadi korban penggusuran karena proyek Banjir Kanal Timur. Hingga kini mereka terpaksa tinggal di hunian sementara. Pemkot didukung Pemprov telah menjanjikan solusi dengan rencana pembangunan Kampung Nelayan.

Baca Juga:  Film Kapal Goyang Kapten Suguhkan Komedi yang Padat

Anto dengan cerdik menyoroti peristiwa tersebut. Dia tak hanya mengungkap proses penggusuran, tapi juga solusi yang diberikan. Pada film tersebut dia menampilkan wawancara dari beberapa narasumber seperti Wali Kota, Romo Budi, Daniel Hakiki, serta budayawan Widyo Leksono. Selain itu juga aktivis LBH Semarang dan Pattiro Semarang yang sejak awal mendampingi warga. Perwakilan warga juga ikut diwawancara.

Beberapa penonton pada acara tadi memuji karya Anto. Mereka melihat film tersebut bisa menyoroti peristiwa tersebut dengan lebih jernih.

Anto Galon sendiri cukup lama berkecimpung di dunia film. Dia pernah hijrah ke Jakarta dan bermain untuk beberapa film layar lebar. Aktingnya cukup mencuri perhatian.

Kemudian pria asal Kota Semarang ini mencoba menyutradarai film pendek. Karyanya langsung mendapat apresiasi. Dia pernah memenangi Festival Film Polisi. Bahkan beberapa kali filmnya menjadi finalis festival yang digelar tiap tahun itu.

Baca Juga:  Film tentang Akpol "Pohon Terkenal" Raih Banyak Penonton

“Ini salah satu bentuk apresiasi saya pada perjuangan kawan-kawan di Tambakrejo sekaligus solidaritas untuk warga dan juga apresiasi pada pemerintah yang mampu memberi solusi,” katanya mengomentari karya terbarunya itu.

Film Tambakrejo diproduseri oleh Sunu Wiwit Pajar. Anto juga melibatkan Wisnu sebagai penata kamera, cornelius sebagai perekam suara, Rico sebagai penata gambar, dan Yoseph Kurniawan sebagai penata suara.

Acara peluncuran tadi kerja sama Tuk Film, Begundal Kalimati, Guyub TBRS, Unika Soegijapranata, serta KPK PRD Kota Semarang.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of