Gagal di SBMPTN 2019? Tak Perlu Galau, Lakukan 6 Hal Ini

0
Tidak perlu galau saat gagal SBMPTN. Foto: fajar.co

Oleh: Anisa Tri Kusuma

Semaranginside.com, Jakarta — Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ajaran 2019/2020 telah diumumkan secara nasional pada Selasa (9/7). Sebanyak 168.742 peserta, berhasil lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 dari total 714.652 orang. Ujian seleksi yang satu ini memang sangat dinanti-nanti oleh para siswa-siswi di tanah air yang memiliki keinginan untuk mengenyam pendidikan di sejumlah perguruan tinggi negeri di tanah air.

Namun, tidak semua siswa bisa dinyatakan lolos. Jika ternyata kamu salah satunya, jangan beranggapan jika semua perjuangan selama ini hanyalah sia-sia belaka. Memang, saat menghadapi kegagalan, akan sangat wajar terjadi jika kita diliputi perasaan bingung, stress, dan tertekan oleh pertanyaan-pertanyaan yang terus menghantuimu, terkait hasil SBMPTN.

Ketahuilah, jika sesungguhnya kamu tak perlu menyalahkan diri sendiri, karena perasaan-perasaan seperti itu sangat wajar terjadi. Nah, untuk lebih meyakinkan kamu lagi bahwa gagal dalam SBMPTN ini bukanlah segalanya. Berikut 6 hal yang bisa kamu lakukan setelah gagal lulus SBMPTN 2019.

1. Mengikuti Ujian Mandiri

Jika masih bersikukuh ingin mengenyam pendidikan di PTN dan memiliki kelebihan dalam segi finansial, kalian masih bisa menaruh harapan melalui jalur ujian mandiri. Nah, buat kamu yang ingin mendaftar melalui jalur mandiri, untuk beberapa prodi, kalian memang harus ikut SBMPTN lebih dahulu. Memang sih jalur yang satu ini dikenal lebih mahal karena dikenakan uang pangkal yang tergolong tinggi, tapi selama kuliah nanti kalian tetap akan diperlakukan sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal) seperti jalur yang lain kok.

2. Mendaftarkan Diri di Universitas Swasta

Jika enggan mengikuti ujian mandiri, kamu bisa memilih untuk mendaftarkan diri di universitas swasta. Di era sekarang, sudah banyak universitas swasta yang berkualitas, bahkan memiliki sederet prestasi dan kualitas kurikulum yang lebih bagus dari perguruan tinggi negeri. Namun, kembali lagi yang menentukan itu kan diri kalian sendiri.

Baca Juga:  168 Ribu Peserta SBMPTN Dinyatakan Lulus, Simak Pengumumannya

Universtias swasta juga banyak yang menyediakan beasiswa bagi para mahasiswanya. Baik untuk uang pangkal maupun UKT. Bahkan beberapa universitas bersedia menyediakan beasiswa 100% hingga lulus kuliah, walaupun mahasiswa tersebut tergolong dalam kategori mampu dari segi finansial.

3. Mendaftarkan Diri di Sekolah Vokasi

Beberapa universitas di Indonesia seperti IPB dan ITS telah menyediakan sekolah vokasi. Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, meliputi program pendidikan Diploma (diploma 1, diploma 2, diploma 3 dan diploma 4) yang setara dengan program pendidikan akademik strata 1. Banyak yang enggan mencoba jalur vokasi hanya karena tidak berembel-embel S1. Padahal, D4 itu sudah setara dengan S1, atau julukan lainnya yaitu Sarjana Terapan.
Jadi, walaupun kalian nanti mengambil D4, kalian tetap bisa lanjut ke S2. Menarik bukan?

4. Mengikuti Kursus Bahasa

Jika masih bersih kukuh harus mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri dengan pilihan prodi yang sudah jadi incaran sejak lama, artinya kamu harus lebih mempersiapkan diri untuk mengikuti SBMPTN di tahun depan. Dalam rentang waktu tersebut, kamu bisa mengikuti kursus bahasa yang ada di kotamu. Dengan mengikuti kursus ini, kamu akan lebih siap dan matang dalam mengikuti SBMPTN tahun selanjutnya. Apalagi kamu sudah memiliki pengalaman dengan soal-soal di tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Link Pengumuman Hasil SBMPTN 2019, Cek di Sini

Tak ada salahnya juga kamu mencoba untuk ikut sekolah bahasa dalam waktu satu tahun itu. Bisa jadi karena gagal SBMPTN, kamu justru bisa mendapat beasiswa ke luar negeri karena modal bahasa asing yang kamu punya. Lebih keren lagi bukan?

5. Bekerja Freelance

Bagi kalian yang menjadikan SBMPTN sebagai tahap akhir karena keterbatasan finansial dan sebagainya, tidak perlu bersedih. Di era digital seperti saat ini, bermodal hobi, skill, serta minat, kalian pun bisa bekerja secara freelance untuk menghasilkan pundi-pundi yang bisa kalian jadikan modal biaya kuliah di tahun selanjutnya.

Tak perlu ragu menjadi seorang freelancer, karena kamu bisa menghasilkan gaji yang besar juga loh asal kalian bisa tekun dan serius. Misalnya saja profile photographer, content writer, admin media sosial, hingga menjadi seorang driver ojek online.

6. Mempersiapkan Diri Mengikuti SBMPTN Tahun Depan

Pilihan ini dapat diambil oleh kalian yang tetap ngotot ingin mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) dengan pilihan jurusan yang sama pula dengan tahun dimana kamu gagal.

Dengan memilih mengikuti SBMPTN tahun selanjutnya, itu berarti kamu harus belajar lebih giat lagi serta mempersiapkan mental dan fisik secara baik. Karena kamu sudah memiliki pengalaman mengikuti SBMPTN, kamu tentunya harus lebih siap lagi.

Perlu diingat, bahwa pendidikan itu bisa didapat dimana saja. Gagal SBMPTN bukanlah akhir dari segalanya. Namun ingatlah, setiap peristiwa yang tidak sesuai harapan, hanyalah segelintir dari perjalanan hidup yang akan membawamu terbang menuju kesuksesan yang lebih bermakna. Semoga artikel ini bermanfaat. (*/Dry/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of