Gapura Gundala Terbaik Nasional

0
Gapura Gundala di Jambu Kalices, Kendal yang memenangi lomba. Foto : unika.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Mahasiswa Unika Soegijapranata ikut membantu warga Dusun Jambu, Desa Kalices, Kendal saat mengikuti lomba gapura bertema Gundala. Hasilnya ternyata mengejutkan. Gapura yang terbuat dari bambu tersebut berhasil terpilih sebagai juara pertama.

“Gapura adalah suatu struktur yang merupakan pintu masuk atau gerbang ke suatu kawasan. Gapura juga berfungsi sebagai petunjuk batas wilayah atau sebagai pintu keluar masuk yang terletak pada dinding pembatas sebuah komplek bangunan tertentu. Dalam pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa Gapura merupakan elemen penting sebagai identitas suatu tempat yang menandakan keberadaan tempat tersebut. Namun, yang saya temui di Desa Kalices, khususnya Dusun Jambu tidak terdapat identitas penanda sebagai akses untuk memasuki dusun tersebut,” ungkap Ferry Kresnapranoto dikutip dari situs resmi Unika, Selasa (1/10).

Lebih lanjut Ferry mempunyai pemikiran dan gagasan bahwa gapura permanen tidak harus dibuat dengan material bata dan semen, melainkan dapat dibuat dengan sumber daya alam yang ada di desa tersebut, yaitu bambu.

“Pada konteks tersebut saya berinisiatif membuat program untuk membangun infrastruktur indentitas Dusun Jambu berupa gapura. Tentunya gapura tersebut memiliki konsep yang diselaraskan dengan paradigma masyarakat di Dusun Jambu. Selain sebagai identitas Dusun Jambu, gapura ini juga akan diikutsertakan pada lomba menghias gapura yang diselenggarakan oleh produser Film Gundala, sehingga tema yang diambil pada gapura ini yaitu Film Gundala itu sendiri,” ungkap Ferry.

Baca Juga:  Bangunan Kuno Bisa Memberi Citra Kota yang Baru

Dengan pembangunan dan diikutsertakannya dalam lomba tersebut diharapkan dapat menyatukan setiap elemen masyarakat untuk saling bergotong royong dan memiliki semangat berkompetisi, sekaligus untuk memperkenalkan Dusun Jambu ke public, imbuhnya.

Program pembuatan gapura dengan tema Film Gundala dilaksanakan menggunakan empat tahapan yaitu Pengenalan, Perencanaan, Perancangan, dan Pelaksanaan. Empat tahapan ini sendiri melibatkan masyarakat Dusun Jambu.

Tahap pengenalan dilakukan dengan cara sosialisasi kepada warga yang ikut andil dalam pembuatan, sosialisasi ini membahas tentang gagasan dan mekanisme keikutsertaan lomba. Salah satu hasil perencanaan yaitu membuat dua gapura dengan desain yang sama pada gang yang berbeda.

Pada tahap pelaksanaan pembuatan Gapura, setiap warga memiliki tugas tersendiri mulai dari membuat stuktur kolom penyangga, rangka atap, hiasan gapura, hingga fondasi.

“Saya sendiri bertugas sebagai perencana yang mengarahkan masyarakat agar hasil desain gapura yang dibuat sesuai dengan rencana. Pada akhirnya gapura pertama selesai dibuat dan berdiri pada hari Kamis, 8 Agustus 2019 dan gapura kedua pada hari Jum’at, 9 Agustus 2019,” tambah Ferry.

Kini, Dusun Jambu sudah memiliki gapura sebagai identitas pengenal dusun tersebut. Selain itu, dari setiap proses pelaksanaan program, masyarakat menjadi lebih mengenal sebuah perencanaan dan perancangan dalam membuat infrastruktur.

Baca Juga:  Keselamatan dan Kesehatan Kerja Proyek Konstruksi Sering Diabaikan

Masyarakat juga mulai memahami apa itu konsep yang didalamnya terdapat paradigma dan tema dimana hal itu sangat berguna dalam pembuatan sesuatu yang berbau asritektural. Yang terakhir, wawasan masyarakat menjadi lebih terbuka bahwa diluar sana masih banyak hal yang positif seperti lomba gapura gundala tersebut yang dapat diikuti dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dan menghasilkan karya yang dapat ditunjukkan ke publik.

“Setelah saya mendaftarkan hasil dari gapura saya dan warga Dusun Jambu pada lomba Instagram film Gundala, saya mendapatkan informasi bahwa gapura saya memenangkan juara 1 tingkat nasional dan kami memenangkan uang yang cukup besar yaitu Rp 50.000.000 , saya sangat bersyukur atas bantuan dari penduduk Dusun Jambu yang telah membantu saya menjalankan program saya dan saya berterima kasih kepada juri penilaian lomba gapura Gundala , karena sudah menerima dan memahami konsep filosofi dan makna dari gapura saya yang sederhana dan hanya terbuat dari bambu saja. Saya sangat bangga akan Dusun Jambu dan saya bangga melihat hasil saya yang tidak menjadi sia-sia,” tutup Ferry.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of