Gerindra Tegas Tolak Revisi UU KPK

0
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Ahmad ZR/Indonesia Inside

Oleh: Rudi Hasan

Semaranginside.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, tegas menolak revisi UU KPK. Anggota Komisi III DPR itu menyatakan sikap tersebut mewakili partainya.

Menurut dia, Gerindra menolak revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, karena beberapa poin revisinya dianggap dapat melemahkan institusi lembaga antirasuah itu.

“Setelah melihat lampiran surat presiden (surpres) yang diterima DPR dan pembahasan rapat kerja dengan Menkumham pada Kamis (12/9) malam, Partai Gerindra sedang mengkaji dan mempertimbangkan dengan serius menolak revisi UU KPK,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (13/9).

Baca Juga:  KPK Ingin Seluruh Sekolah Terapkan Pendidikan Antikorupsi

Menurut dia, ada kecenderungan revisi UU itu untuk melemahkan, bukan memperkuat KPK. Itu terlihat dari Raker Badan Legislasi DPR dengan pemerintah pada Kamis (12/9) malam.

Dasco lantas mengutip Pasal 37a RUU KPK tentang pembentukan Dewan Pengawas yang ditunjuk pemerintah. Menurut dia, keberadaan Dewan Pengawas itu rentan dipergunakan untuk melemahkan KPK.

“Seandainya dalam pembahasan nanti dalam pasal 37a, kami mengusulkan Dewan Pengawas mewakili dua orang dari legislatif, dua dari eksekutif, dan satu dari yudikatif,” ujarnya.

Baca Juga:  Masih Mempelajari, Jokowi Segera Sampaikan Materi Revisi UU KPK

Sejak awal, kata dia, Gerindra sudah memperingatkan bahwa revisi UU KPK bisa melemahkan KPK. Karena itulah, partainya memilih konsisten dengan sikap itu.

Dia mengatakan, revisi UU KPK saat ini sedang dibahas di Badan Legislasi (Baleg) DPR. Gerindra akan terus mengawal perkembangan pembahasan supaya tidak melenceng. “Kami akan terus berkoordinasi dengan teman-teman di Baleg dan Ketua Umum Partai Gerindra serta teman-teman di partai lain,” katanya. (AIJ/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of