Hasil Lab Hiu Karimunjawa Tunggu 21 Hari

0
Pemilik penangkaran ikan hiu di Karimunjawa, Cun Ming.

Oleh :Rizky Atmaja

Semaranginside, Semarang – Minarno alias Cun Ming (81) pemilik penangkaran ikan hiu di Karimunjawa masih menunggu hasil laboratorium. Dia telah membawa sampel ikan hiu yang mati mendadak pada (7/3). Ada seratusan ikan jenis hiu karang beserta beberapa jenis ikan lain yang mati.

“Hasil laboratorium baru keluar setelah 21 hari sejak diserahkan,” jelasnya, Sabtu (23/3).

Adapun, Cun Ming telah menyerahkan sampel kepada Balai Besar Veteriner, Wates, Yogjakarta. Penyerahan dilakukan sekitar sepekan dari kematian dari ikan-ikan hiu miliknya.

Baca Juga:  Puluhan Ekor Hiu Mati di Karimunjawa

“Saya tidak ingin menuduh siapa-siapa. Tapi kalau betul itu diracun. Akan saya kejar terus. Pokoknya, saya cari siapa pelakunya,” jelasnya.

Cun Ming tak habis pikir bagaimana ikan hiu yang dipeliharanya sejak era 1965-an ke atas bisa mati mendadak.

Sebab, selama waktu itu, belum pernah ada kasus demikian. Dia sangat ingat betul bagaimana pelan-pelan menjinakkan hewan tersebut.

“Saya sudah lapor polisi. Dan mereka bilang sama saya.   Bagaimana kalau kematiannya tidak wajar? Kalau betul begitu ya saya kejar terus pokoknya,” ujarnya.

Baca Juga:  Ratusan Hiu Mati, Pemilik Lapor Polisi

Cun Min memerinci, ada 97 ekor ikan hiu yang mati. Ditambah ikan-ikan jenis lain yang total menjadi 110-an ekor.

“Sebenarnya masih ada 20 sampai 30 ekor ikan hiu karang yang selamat. Dan dipindah ke kolam yang bersih. Tapi kan itu masih kecil-kecil. Lha umur saya sekarang sudah berapa? 80! Kalau ikan itu besar apa saya masih bisa menyaksikan. Kan tidak,” katanya.

Sementara hiu-hiu indukan yang paling tua, kata Cun Ming, memiliki umur sekitar 40 an tahun. Ada pula yang lebih.

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of