Hendi Sebut Lokalisasi Sunan Kuning Belum Siap Ditutup

0

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mendatangi Rehabilitasi Sosial (Resos) Argorejo atau yang biasa disebut Sunan Kuning, Rabu (7/8). Dia sempat berdialog dengan beberapa penghuni resos dan mendapati beberapa orang belum siap kembali ke daerah asalnya.

Hendi, sapaan Wali Kota Semarang menegaskan pemerintah pusat memberi waktu kepada daerah-daerah di Indonesia untuk menutup lokalisasi pada 2019. Mau tidak, mau Pemkot Semarang harus melaksanakan perintah tersebut.

“Sudah saatnya kita semua menutup lembaran buku Sunan Kuning. Dengan didukung pemerintah pusat, pemerintah daerah, NGO dan sebagainya semoga bisa segera dilaksanakan,” kata Hendi.

Baca Juga:  Meluruskan dan Merapatkan Shaf Shalat, Jalan Menuju Surga

Hendi menyebutkan, dalam penutupan Sunan Kuning, pihaknya tidak boleh ngegas. Ada kemungkinan penutupan atau pemberian tali asih dari Kementerian Sosial dan Pemerintah Kota Semarang bisa mundur.

“Dana dari Kemensos sudah jalan, sedangkan untuk APBD menunggu hasil rapat paripurna nanti,” imbuhnya.

Hendi menginginkan, penghuni Resos Argorejo memiliki mindset bahwa mencari rejeki dalam dunia prostitusi adalah hal yang tidak baik. Prostitusi juga tidak baik dilihat dari sisi manapun, termasuk kesehatan, norma dan agama.

Baca Juga:  KPK Tetapkan Rommy Tersangka Suap Seleksi Jabatan di Kemenag

Pemerintah mendukung para penghuni resos maupun masyarakat sekitar resos untuk mencari pekerjaan yang lebih baik setelah penutupan Sunan Kuning. Dalam waktu yang singkat menuju eksekusi penutupan, Pemkot ingin mengupayakan hal yang terbaik. (Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of