Ingin Turing Lintas Negara? Ini Dokumen yang Harus Dibawa

0
Persiapkan dokumen agar perjalanan turinng lintas negara aman dan nyaman. Foto: baca.co.id

Oleh: Anisa Tri Kusuma |

Apa saja dokumen yang dibutuhkan untuk bisa touring panjang lintas negara?

Semaranginside.com, Jakarta — Bagi sebagian orang, bertualang ke negeri orang mengendarai kendaraan pribadi merupakan pengalaman yang tak bisa dibayar dengan uang. Selain dibutuhkan stamina prima dan kesiapan mental kuat, bagi anda yang ingin menjadi ‘penjelajah dunia’ harus mempersiapkan diri dengan kelengkapan dokumen yang berlaku di negara-negara tersebut.

Dokumen yang dimaksud tentu tak hanya persuratan yang wajib dilengkapi oleh setiap individu. Faktor yang juga sangat penting adalah menyiapkan dokumen kendaraan agar bisa melintasi batas negara. Apa saja dokumen tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

1. CPD (Carnet de Passages en Douane) dan BPKB
CPD adalah passport untuk kendaraan. Meskipun hanya berlaku di negara yang ada dalam list CPD, namun di perbatasan negara di luar list, dokumen ini cukup membantu meyakinkan bahwa perjalanan kita legal. Meskipun sudah ada CPD, BPKB asli sebaiknya tetap anda bawa, karena dibeberapa border akan menanyakannya. Untuk mendapatkan CPD, kita harus mengajukan permohonan ke Kantor Ikatan Motor Indonesia terdekat. Proses dan persyaratannya, anda bisa simak video berikut ini:

2. Kartu Kuning / International Certificate of Vaccination
Sebagai sebuah syarat administrasi, kartu kuning ini menjadi syarat di beberapa negara untuk mendapatkan visa. Misalnya di Arab Saudi mengharuskan kita sudah di vaksin meningitis. Di Afrika perlu vaksin yellow fever. Di negara lain vaksin influenza dan lain-lain. Namun sebagai kebutuhan diri, ini penting untuk menjaga kesehatan kita supaya tidak tertular penyakit endemic di beberapa negara yang kita lewati. Yang punya otoritas mengeluarkan kartu kuning ini adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan, syaratnya adalah dengan membawa passport.

Baca Juga:  Kalah atau Menang, Ini Hitung-Hitungan Prabowo

Biayanya tergantung vaksin apa yang kita inginkan. Berikut ini adalah video pembutan Kartu Kuning dan medical Check Up:

3. Visa
Untuk memasuki perbatasan negara melalui udara, tentunya terdapat perbedaan regulasi jika dengan melalui darat. Misalnya, di negara-negara anggota ASEAN kita bebas visa, namun di negara-negara tertentu, bebas visa ini hanya berlaku jika kita menggunakan pesawat udara. Misalkan di Myanmar, kalau lewat udara kita bebas visa, tapi kalau lewat darat kita harus mengurus E-Visa di perbatasan. Begitu juga di India, jika lewat udara kita bisa menggunakan E-Visa, tapi jika lewat darat harus mengurus visa di Kedubes India yang ada di Jakarta.

Bermacam-macam kebijakan Visa ini akan dikupas di artikel tersendiri karena spesifik di setiap negara. Memahami regulasi di setiap negara yang akan dilewati sangat penting. Karena berhubungan dengan waktu tempuh, waktu tinggal dan masa berlaku visa.

4. Asuransi
Setiap orang harus punya asuransi yang berlaku secara internasional. Untuk kendaraan, meskipun dalam CPD sudah termasuk asuransi, namun di beberapa negara memiliki persyaratan khusus untuk asuransi ini. Misalkan di Thailand, kita harus mengurus asuransi Thailand terlebih dahulu sebelum melintas perbatasan. Begitu juga di Myanmar dan negara-negara di Balkan. Banyak agen asuransi sebelum memasuki border, namun jam operasionalnya juga berbeda-beda di setiap negara.

Baca Juga:  Waduh, Anak-Anak Ini Dapat Surat Undangan Memilih di TPS

5. Dokumen Spesifik
Di beberapa negara ada yang menambahkan persyaratan spesifik untuk kendaraan diluar area negaranya jika ingin melintas. Misalnya di Iran dan Pakistan memberlakukan NOC (Non Objection Certificate) atau dokumen bahwa kendaraan kita sebagai orang asing memungkinkan untuk melintas. Di Belanda juga memberlakukan dokumen emisi untuk kendaraan keluaran sebelum tahun1995. Itulah langkah pertama sebelum turing lintas negara. Nggak ada yang sulit selama dokumen kita komplit.

Langkah dasar ini bisa dilanjutkan dengan berbagai langkah lain seperti koordinasi dengan Kemenlu, KBRI, mencari sponsor, media partner dan lain sebagainya.

Aturan lain yang mesti dipenuhi ketika melakukan touring lintas negara adalah menembus kantor gerbang perbatasan (border). Siapkan semua administrasi yang dibutuhkan, mulai dari paspor, SIM internasional, STNK, dan BPKB. Jangan lupa pula untuk tukar uang di money changer ketika pindah negara. Satu hal penting lainnya, perjalanan menembus negara akan lebih mudah jika sudah bekerja sama dengan anggota klub setempat atau punya rekanan di negara tujuan. Siap mengembara lintas benua? (Kbb)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of