Jafri Sastra: Kami Harus Berbenah

0
Kapten PSIS Hari Nur diadang pemain Kalteng Putra. Foto : liga-indonesia.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Pil pahit harus ditelan PSIS Semarang pada laga perdana Liga 1 2019. Tampil di kandang sendiri mereka takluk 1-2 dari Kalteng Putra, semalam. Menurut pelatih Jafri Sastra, buruknya penyelesaian akhir dan ketidakpercayaan diri pemain menjadi penyebab utama. 

Jafri menilai, timnya bermain baik terutama pada 20 menit pertama babak pertama. Hal itu dibuktikan dengan gol Septian David Maulana. Namun setelah itu, kesalahan sering dibuat sehingga tim tamu bisa membalas dua gol sekaligus.

“Keunggulan lawan dalam pertandingan ini yakni bisa memanfaatkan peluang di lapangan. Sebab pemain kami banyak kehilangan kepercayaan diri, salah kontrol, dan salah umpan seusai lawan menyamakan kedudukan,” kata mantan pelatih Persipura Jayapura tersebut dikutip dari situs resmi Liga Indonesia, Jumat (17/5).

Baca Juga:  Terima Kasih Schweinsteiger...

Jafri menyebut gol pertama Kalteng Putra disebabkan karena pemain belakang PSIS salah mengambil keputusan dalam memberikan pengawalan kepada Yohanes Pahabol. Lalu pada gol kedua, pemain belakangnya kurang ketat dalam menjaga bek jangkung Kalteng Putra, Rafael Bonfim.

“Selepas dua gol itu kami bangkit lagi tapi peluang gagal menjadi gol. Kami pun harus rela menerima kekalahan di laga perdana ini. Jadi dalam 90 menit, pemain telah memainkan permainan bagus tapi hasil akhir tidak sesuai harapan. Anak-anak sudah bekerja keras tapi kami tidak bisa menambah gol dari banyaknya peluang yang terjadi,” kata Jafri.

Baca Juga:  Jafri Akui Tak Ada Persiapan Khusus

Start yang buruk ini baginya, harus segera menjadi evaluasi untuk melangkah ke laga selanjutnya. Sebab laga pekan kedua, PSIS akan menjamu juara bertahan, Persija Jakarta di Magelang pada 26 Mei mendatang.

“Kami harus berbenah karena banyak pertandingan yang kami hadapi. Kami tetap harus optimistis. Kompetisi ini padat dan panjang,” imbuh Jafri.

Tantangan itu diamini gelandang muda PSIS, Tegar infantrie di kesempatan yang sama. Dia ingin ke depan PSIS bisa bangkit dan meraih poin maksimal.

“Kami harus semangat lagi untuk laga berikutnya. Semoga kami mendapat kelancaran sampai akhir kompetisi nanti,” kata Fantrie.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of