Jafri Tekankan Jam Terbang Pemain

0
Ibrahim Conteh pada laga melawan Persipura. Foto : pialapresiden.id

Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra menegaskan agenda utama timnya yakni Liga 1. Ajang Piala Indonesia dan Piala Presiden adalah persiapan menuju ke sana. Pihaknya ingin memberi jam terbang pada para pemain guna pembentukan tim.

semaranginside.com, Semarang – Pada laga melawan Kalteng Putra akhir pekan lalu, ada perubahan pada daftar pemain PSIS. Pelatih Jafri Sastra tak memasang dua pemain asing yakni Ibrahim Conteh dan Wallace Costa. Padahal keduanya, terutama Conteh, merupakan pilar penting dalam permainan PSIS sejauh ini.

Namun, Jafri ternyata tak menyoal itu. Dia mengungkapkan, ajang Piala Presiden, serta Piala Indonesia, digunakannya untuk membentuk tim. Dia menekankan jam terbang bagi pemain.

“Kami punya 25 pemain yang bisa bermain di Piala Presiden saat ini. Ini kesempatan kami memberi jam terbang. Pemain yang paling siap dan kondisi fisiknya terbaik pada H-1 sebelum laga, itu yang kami pasang,” tegas Jafri dikutip dari situs resmi Piala Presiden.

Dia juga menegaskan tak gusar meski timnya baru menang sekali dalam empat pertandingan melawan tim sesama kontestan Liga 1 Indonesia 2019. Menurut Jafri, hal itu menjadi proses pembelajaran buat PSIS.

Baca Juga:  Pemkot Dinilai Ingkari Kesepakatan

“Ada fase yang harus kami lalui di awal tahun ini sehingga kami tidak mengukur secara hasil akhir pertandingan. Sebab tim ini disiapkan untuk Liga 1 2019. Usai tersingkir dari Piala Indonesia, Piala Presiden ini sebagai pembelajaran. Selain motivasi dan organisasi permainan juga kesiapan fisik dan mental pemain,” katanya.

PSIS kehilangan lima pemain inti musim lalu dan banyak pemain baru baik lokal maupun asing. Jafri ingin pertandingan sebelum liga bisa menyatukan pemain lama dan baru dalam hal motivasi bermain dan organisasi permainan. Khusus Piala Presiden 2019, pelatih berusia 54 tahun itu ingin memberikan kesempatan kepada pemain yang paling siap di lapangan.

Sementara itu, dukungan suporter dari Panser Biru mendapat apresiasi. Salah seorang pemain PSIS Joko Ribowo mengatakan koreografi yang mereka bentuk pada partai melawan Kalteng Putra mampu memotivasinya.

Pada laga di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Panser Biru membentuk koreografi berupa tampilan foto pemain dan tim pelatih PSIS di tribune selatan. Menurut Joko, dukungan itu menjadi pelecut semangat tambahan buat tim kebanggaan warga Kota Atlas ini untuk memenangkan pertandingan.

Baca Juga:  Sore Nanti, PSIS U-20 Jamu Madura United U-20 di Kendal

“Dukungan dari suporter menambah semangat PSIS saat tampil di setiap laga termasuk saat melawan Kalteng Putra dan alhamdulillah kami bisa meraih tiga poin,” kata Joko.

Pendukung klub berjulukan Laskar Mahesa Jenar, lanjut Joko, termasuk fanatik. Tidak hanya Panser Biru tapi ada juga Snex yang sering berada di tribune timur sebelah utara stadion.

“Mereka semua pemicu kami bermain baik di lapangan. Hal ini saya rasakan sejak Liga 1 Indonesia 2018 lalu hingga sekarang. Mereka selalu setia datang mendukung kami. Tidak hanya di kandang tapi juga saat bertandang ke markas klub lain,” tutupnya.

PSIS akan memainkan partai terakhir babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2019, Sabtu (16/3). Tim Mahesa Jenar akan menantang PSM Makassar di Stadion Moch Soebroto, Magelang.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of