Jelang Sidang MK, Ganjar; Ndak Usah ke Jakarta, Cukup Nonton TV di Rumah

0
Gubernur Ganjar Pranowo bersama pimpinan DPRD Jateng seusai Penetapan Rancangan Keputusan DPRD Provinsi Jateng tentang Persetujuan Raperda Usul Prakarsa (Bapemperda) Menjadi Prakarsa DPRD. di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jateng, Senin (27/5).

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Mahkamah Konstitusi (MK) akan segera menggelar sidang gugatan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Menurut jadwal, sidang perdana akan digelar pada Jumat (14/6) esok.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap proses pemeriksaan perkara sengketa di MK tersebut berjalan lancar. Dirinya ingin agar tidak terjadi kegaduhan selama proses persidangan berlangsung dari awal hingga akhir.

“Semoga tidak (ada kerusuhan), makanya kami sekarang mendorong hal itu dengan meluncurkan hastag #kamitidakmaurusuh, dengan satu harapan semua berjalan aman,” kata Ganjar, Kamis (13/6).

Ganjar berharap, masyarakat Indonesia dapat menerima dan menghormati apapun hasil keputusan dari proses sidang di MK tersebut. Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang tidak perlu.

Baca Juga:  Perizinan Sulit, Kampanye Prabowo di Semarang Terancam Batal

“Sudahlah, kita tunggu saja hasilnya nanti. Dulu pak Prabowo sudah komentar bagus, pihaknya akan mengikuti jalur konstitusi dan proses hukum dengan baik. Maka tidak perlu melakukan itu (pengerahan massa),” tegasnya.

Menurutnya, dengan para elite politik yang bersengketa sudah seperti itu, maka semestinya para follower juga mengikuti. Ia juga meminta para elite politik dapat mengendalikan kekuatan yang ada di bawahnya agar tidak mudah terprovokasi.

Kepada masyarakat Jawa Tengah, Ganjar juga berpesan secara khusus untuk tidak perlu datang ke Jakarta selama proses persidangan di MK.

“Ndak usah, masyarakat Jateng ndak usah ikut-ikutan. Nonton TV saja di rumah,” pungkasnya.

Baca Juga:  Prabowo-Sandi Kurangi Deklarasi, Perbanyak Infiltrasi

Sekadar diketahui, MK dijadwalkan akan mulai menggelar sidang gugatan sengketa Pilpres 2019. Gugatan diajukan oleh kubu 02, yakni pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Sejumlah elit berharap agar tidak ada pengerahan massa selama sidang berlangsung hingga akhir. Sebab beredar isu, bahwa akan ada pengerahan massa ke Jakarta terkait sidang gugatan tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dalam kesempatan lain mengatakan, pihaknya akan melakukan pencegahan aliran massa ke Jakarta menjelang sidang putusan gugatan Pilpres 2019 di MK. Ia juga meminta agar para konstestan tidak melakukan pengerahan massa. (Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of