Kampanye Terbuka, Prabowo Sambangi 5 Wilayah di Jateng

0
Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi wilayah Jateng, Abdul Wachid dan Sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng Sriyanto Saputro di kantor DPD Partai Gerindra di Semarang.

Oleh: Agus Susilo

Semaranginside.com, Semarang – Calon Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto dijadwalkan akan melakukan kampanye terbuka tiga kali di Jawa Tengah. Dari ketiganya meliputi lima kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Juru Bicara Badan Pemenangan Daerah Prabowo Subianto – Sandiaga Uno Jawa Tengah, Sriyanto Saputro menjelaskan kampanye pertama di Banyumas tanggal 1 April 2019. Lokasi kampanye di Purwokerto pada pagi harinya kemudian dilanjutkan di Tegal pada siangnya.

“Dijadwalkan tanggal 1 April di Purwokerto dan Tegal,” kata Sriyanto, Rabu (27/3).

Jadwal berikutnya pada tanggal 10 April. Prabowo dijadwalkan melakukan kampanye di Semarang. Kemudian pada tanggal 11 April di Magelang dan Solo.

Baca Juga:  Asap Pekat, Berikut Penerbangan Lion Air yang Batal dan Dialihkan

Saat ini kader Partai Gerindra dan parpol koalisi solid untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, ribuan kader sudah tak sabar mengikuti kampanye dan menyimak orasi dari Prabowo Subianto.

Namun, hingga saat ini belum ada jadwal pasti perihal kedatangan Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno di Jawa Tengah. Pihaknya mengaku terus berkomunikasi dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN). Jika sudah ada jadwal pasti maka Badan Pemenangan Daerah akan berkoordinasi dengan tim pemenangan di kabupaten/kota yang akan menjadi tuan rumah.

Baca Juga:  Pakai Koteka dan Kibarkan Bintang Kejora, Tuntutan  Mahasiswa Papua Melenceng

Sriyanto juga mengatakan sampai saat ini sosialisasi Prabowo-Sandi pada masyarakat terus dilakukan. Tak tanggng-tanggung, Tim koalisi juga menyasar sejumlah daerah yang selama ini dikenal sebagai basis suara PDIP, baik itu di Solo maupun di Semarang.

Langkah sosialisasi yang dilakukan dengan cara door to door. Langkah ini dinilai sebagai cara paling efektif. Lantaran bertemu langsung dengan masyarakat pemilih. “Saat bertemu maka bisa tanya banyak hal. Tak hanya soal politik tapi juga bagaimana keadaanya. Karena door to door ini sekaligus sebagai silaturahmi,” ujarnya.

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of