Ke Semarang, Yuk mampir Shalat di Masjid Kapal Pesiar

0
Masjid Unik Berbentuk Kapal Pesiar di Kampus Politeknik Bumi Akpelni Semarang. Foto: Ade Lukmono/Semaranginside.com

Oleh: Ade Lukmono

Semaranginside.com, Semarang – Masjid di kawasan kampus Politeknik Bumi Akpelni terbilang unik. Karena keunikannya, masjid yang berbentuk kapal pesiar ini sempat viral di media sosial. Karena ukurannya yang lumayan besar, masjid ini bisa terlihat dari luar kampus. Masjid memiliki lebar 9,8 meter dan tinggi 24 meter dan terdiri dari 5 lantai.

Wakil Direktur III bidang ketarunaan Politeknik Bumi Akpelni Semarang, Fakhrurrozi ketika ditemui RRI mengatakan, pembangunan masjid di kawasan kampus bertujuan untuk meningkatkan dan membentuk karakter para taruna. Dia menyebutkan, pembangunan masjid ini bermula dari keprihatinan jajaran pengurus Akpelni melihat sekitar seribu taruna tidak memiliki tempat ibadah yang memadai.

Baca Juga:  Serahkan Arsip Pak Harto ke ANRI, Mbak Tutut: Ini Jadi Bagian Penting dari Sejarah

“Sebelum adanya masjid ini, para taruna ketika menjalanankan ibadah bergantian di mushola yang terbilang kecil, mengingat taruna Akpelni berjumlah seribu lebih,” ungkapnya, Sabtu (19/10).

Pada Juli 2018, jajaran pengurus mengelar rapat untuk membangun masjid di dalam kampus. Mulanya, disepakati bangunan masjid berkubah seperti pada umumnya, namun akhirnya diputuskan berbentuk kapal sebagai ciri khas sekaligus menjadi tempat laboratorium para taruna.

“Dipilihnya masjid berbentuk kapal pesiar merupakan ciri khas Akpelni sebagai kampus pelayaran. Selain itu, untuk lantai 4 dan 5 digunakan untuk laboratorium taruna,” jelasnya.

Terkait animo masyarakat mengunjungi masjid yang diberi nama Masjid Jami Haji Soenarto tersebut, Fakhrurrozi mempersilahkan untuk mengunjungi. Apalagi sejak diresmikan pada bulan September 2019 ketika adzan berkumandang, warga sekitar turut datang untuk ikut salat berjamaah.

Baca Juga:  Ikonik, MTA dan Nafar Ramadhan

Namun bagi masyarakat yang ingin datang secara rombongan hanya diperbolehkan pada Sabtu dan Minggu. Dikarenakan, jika dikunjungi pada hari Senin hingga Jumat dapat mengganggu aktivitas kampus yang memiliki ribuan taruna.

Viralnya masjid berbentuk kapal pesiar di Kampus Politeknik Bumi Akpelni mengundang rasa penasaran masyarakat untuk mengunjungi. Masjid ini dibangun dengan biaya sekitar Rp10 miliar dan pendanaannya berasal dari alumni serta sebagian besar dari keluarga Haji Soenarto yang kemudian diabadikan menjadi nama masjid tersebut.

(Ags)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of