Kecelakaan Lalu Lintas, Pembunuh Nomor 1 di Jawa Tengah

0
Acara Police Goes To Campus di Undip. Foto : undip.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Wakapolda Jateng Brigjend Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan, pembunuh no 1 di Jateng bukan tindak pidana terorisme atau pidana lain, tapi kecelakaan lalu lintas. Hal itu diungkapkannya saat memberi sambutan pada acara Police Goes To Campus di Gedung Prof Sudharto, Kampus Undip Tembalang.

“Setiap hari di Jateng 8 orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas, yang menyasar pada kelompok usia produktif,” ungkap Luthfi.

Pada kesempatan itu, dia juga mengatakan bahwa Polda Jateng telah meluncurkan aplikasi smartphone yaitu New Smile Police Jogo Wargo Jogo Nagoro. Aplikasi dengan perpaduan nama berbahasa Inggris dan bahasa Jawa dengan ejaan tak lazim itu dimaksudkan memberikan kemudahan dan kecepatan masyarakat mendapatkan bantuan polisi.

Baca Juga:  Menristekdikti Dampingi Putrinya di Undip

“Semakin cepat dan memudahkan masyarakat untuk menghubungi polisi, meminta bantuan polisi,” tambahnya dikutip dari situs resmi Undip.

Menurut dia, aplikasi yang bisa diunduh melalui telepon pintar itu akan terintegrasi dalam jaringan 35 Polres di Jawa Tengah. Dengan demikian seluruh warga yang mengunduh aplikasi tersebut bisa menggunakannya di seluruh wilayah hukum Polda Jateng secara lintas batas kabupaten maupun kota.

Program Police Goes To Campus yang digelar kemarin merupakan wujud komitmen Polri dalam membangun kesadaran tertib berkendara kepada masyarakat usia muda/produktif.

Rektor Undip Prof Yos Johan Utama menyampaikan safety riding itu penting bagi mahasiswa undip, karena keselamatan berlalu lintas adalah aset seumur hidup. Selain keselamatan di jalan, Rektor mengemukakan juga pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor. Karena urusan pajak kepada negara akan menyangkut pada subsidi yang pada akhirnya akan kembali diterima mahasiswa dalam pembayaran UKT yang disubsidi oleh negara.

Baca Juga:  Catat, Menlu Retno Marsudi Hadiri Diplofest Semarang 30 Agustus

Acara tersebut juga diisi dengan kuliah umum yang diberikan Dirgakkum Korlantas Brigjend Pol Kushariyanto dengan tema Merajut Persatuan Dalam Kebinekaan dan Road Safety To Zero Accident. Menurut Kushariyanto, keselamatan berlalu lintas memiliki beberapa faktor penunjang seperti, perilaku dan manusia berbudaya tertib berlalu lintas.

“Untuk mewujudkan itu semua perlu diperbaiki bagaimana sarana dan prasarana di jalan. Lalu kendaraan yang berfungsi baik dalam menghindari salah satu mengurangi kecelakaan,” ujarnya.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of