Kementerian Agama Dukung Pengembangan UIN Walisongo

0
Rektor UIN Walisongo saat menyambut Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin. Foto : walisongo.ac,id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr H Imam Taufiq MAg menegaskan kampusya terus berbenah. Hal itu dilakukan sebagai sarana menuju World Class University.

“UIN Walisongo Semarang sudah mulai berbenah. Untuk menunjang infrastruktur, saat ini sedang dibangun delapan gedung baru. Di tahun ini pula UIN Walisongo sudah terakreditasi A. Hal ini sebagai langkah awal UIN Walisongo untuk menuju World Class University sembari kita juga mulai berbenah tentang profesionalisasi SDM dan sistem di UIN Walisongo supaya bisa berakselerasi dengan baik”, ungkapnya saat menyambut Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin MA yang hadir ke UIN Walisongo.

Baca Juga:  UIN Walisongo Raih Tujuh Medali di Pionir 2019

Dia mengakui, untuk mewujudkan World Class University bukan perkara mudah akan tetapi butuh keseriusan dan dukungan bersama. Hal yang paling penting menurutnya adalah sarana prasarana yang memadahi. Ke depan, UIN Walisongo akan serius mengerjakan pesantren mahasiswa dan pengembangan BLU.

“Mahasiswa jadi prioritas kami ke depan. Kami akan upayakan mahasiswa bisa dipesantrenkan semua. Ssaat ini Ma’had Walisongo baru bisa menampung 500 mahasiswa. Untuk tahun mendatang akan diupayakan bisa menampung lebih banyak lagi,” pungkasnya

Sementara itu, Kamaruddin mengungkapkan, UIN Walisongo diproyeksikan untuk menjadi universitas bertaraf internasional dalam 5 sampai 10 tahun kedepan. Dalam executive briefing di Ruang Sidang Biro Gedung Rektorat UIN Walisongo, Selasa (30/7), dia bahkan mengungkapkan bila pemerintah telah menyiapkan anggarannya.

Baca Juga:  Pramuka Teladan Nasional, Mahasiswi UIN Walisongo Terima Penghargaan Jokowi

“Kami siapkan dana Rp 1 triliun per tahun selama 5 tahun berturut-turut untuk mendongkrak world class university bagi PTKIN. Maka saya tunggu proposalnya untuk dikaji. PTKIN harus membuat misi ambisius ke depan untuk dapat masuk dalam seribu universitas terbaik dunia dalam 5 tahun ke depan,” tegasnya.

Kamarudin juga berharap agar UIN Walisongo Semarang meningkatkan kualitas para lulusannya. Karena sebagai Universitas Islam tidak hanya berfungsi sebagai pencetak sarjana, tetapi juga sebagai pencetak da’i untuk menyebarkan ajaran Islam. Sehingga UIN Walisongo dapat menjadi rujukan pengetahuan dan referensi keagamaan bagi masyarakat.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of