Keunikan Film Toy Story

0
Film Toy Story 4. Foto: PEOPLE.com

Oleh: Anisa Tri Kusuma

Semaranginside.com, Jakarta — Pada 22 November 1995, Studio Animasi Pixar merilis film animasi Toy Story. Film animasi ini menceritakan sekumpulan mainan yang bisa bergerak dan berkomunikasi satu sama lain. Salah satu karakter dalam film itu adalah Woody yang digambarkan sebagai koboi bertopi dengan pistol di sakunya. Woody merupakan salah satu mainan kesayangan Andy. Namun, rasa cemburu muncul saat Andy mendapat mainan baru di hari ulang tahunnya, yaitu Buzz Lightyear. Buzz Lightyear, sang petualang luar angkasa, secara tak langsung menggantikan peran Woody. Itulah sedikit cuplikan kisah dari film animasi tersebut. Film yang kini masuk jajaran karakter Walt Disney itu sudah muncul dalam seri Toy Story 2, Toy Story 3, dan yang saat ini sudah tayang, Toy Story 4.

Toy Story 4 disutradarai oleh Josh Cooley yang menjadikan film ini sebagai awal dari kisah baru untuk Woody dan gengnya. Seperti yang kebanyakan diketahui, Toy Story 3 berakhir dengan kisah yang sangat emosional dengan melihat Andy yang mengucapkan selamat tinggal pada koleksi mainan kesayangannya, melepaskannya pada Bonnie. Franchise ini tetap hidup melalui televisi (seperti Toy Story of Terror), tetapi banyak yang merasa kalau Toy Story telah berakhir didalam layar lebar.

Dalam kisahnya, Toy Story 4 bicara soal misi mainan yakni menciptakan kenangan masa kecil yang indah untuk manusia. Lebih dari itu, ia bicara kesetiaan, pengorbanan, ego, pilihan hidup dan konsekuensinya.

Toy Story sebenarnya merupakan pengembangan animasi pendek Pixar yang pertama, yaitu Tin Toy (1988). Kisahnya hanya berdurasi 5 menit, tentang mainan bernama Tinny melarikan diri dari bayi besar bernama Billy. Awalna, Tinny adalah tokoh utama asli dalam Toy Story. Akan tetapi, Walt Disney mendesak Pixar untuk fokus pada pembuatan karakter baru yang ditemani karakter lain. Karena Pixar ingin mengenang Tin Toy, akhirnya karakter itu tetap dimasukkan dalam Toy Story.

Baca Juga:  Dilan 1991 dan Sisi Gelap Geng Motor di Bandung

2. Disney Tidak Ingin judul “Toy”

Pendapat ini cenderung berkembang karena Disney menilai bahwa film dengan judul “Toy” tak akan mendapat respon yang baik dari kalangan remaja hingga dewasa. Mereka mengira bahwa film ini akan ditujukan kepada anak-anak. Namun, Pixar mempertahankan nama itu. Hasilnya, film itu mendapatkan banyak respons yang baik baik dari kalangan remaja maupun dewasa dan mematahkan pendapat dari Disney. Selain itu, film ini juga menjadi film terpanjang dengan gambar buatan komputer yang dirilis Disney.

3. Woody Bukan Boneka Koboi

Siapa sangka jika tokoh Woody yang asli adalah sebuah boneka ventriloquist? Para eksekutif di Disney yang memproduksi Toy Story, meminta agar dia diubah menjadi sesuatu yang lain. Ini disebabkan boneka ventriloquist biasanya dikaitkan dengan film horor dan mereka tidak ingin film anak-anak imut mereka menjadi mengerikan. Akhirnya, Woody didesain sedemikian rupa agar terlihat lebih enak dipandang dan memiliki kesan yang ramah bagi anak-anak yang menonton.

4. Rex tak seperti T-Rex

Dalam Toy Story, terdapat salah satu karakter dinosaurus bernama Rex. Alih-alih mempunyai sikap yang ganas dan menyeramkan, karakter mainan ini memiliki karakter yang lucu dan menggemaskan. Karakter ini tentunya jauh seperti tyrannosaurus rex, dinosaurus karnivora yang paling ditakuti di masa jurasik. Bentuknya pun juga terlihat lucu dengan mata yang bulat dan moncong yang agak besar.

Baca Juga:  Forum Umat Islam Sulsel Nyatakan Mosi Tak Percaya ke KPU

5. Buzz Merupakan Nama Asli

Buzz Lightyear benar-benar mendapatkan namanya dari referensi yang sangat nyata. Nama ini terinspirasi dari astronot AS bernama Buzz Aldrin. Aldrin merupakan pilot dalam misi Apollo 11 dan menjadi salah satu dari dua manusia pertama yang mendarat di bulan pada 1969. Sedangkan nama Andy sebagai sosok anak kecil dalam film itu diambil berdasarkan pakar ilmy komputer, yaitu Andries Van Dam. Dia merupakan pelopor dalam ilmu komputer dan animasi yang mengajar banyak animator awal Pixar.

6. Film Barbie Perdana

Barbie yang ada di Toy Story 2 dan menjadi karakter utama dalam Toy Story 3, tapi dia sempat direncanakan untuk hadir dan menjadi bagian dari waralaba sejak film pertama. Perusahaan pembuat Barbie tak yakin Toy Story akan menjadi hit. Namun, dugaan itu salah, Toy Story menjadi film fenomenal pada masanya. Akhirnya, Barbie masuk dalam Toy Story 2 dan Toy Story 3. Barbie awalnya siap untuk menjadi cinta utama Woody, kemudian, karena rencana untuk memasukkannya gagal, Pixar menciptakan karakter Little Bo Peep sebagai pengganti karakter yang menjadi pujaan hati Woody.

Film Toy Story 4 ini membingkai banyak ekspresi dan momen yang mendefinisikan transisi yang dimaksud. Inilah jilid terbaik Toy Story setelah film perdananya dirilis pada 1995 silam. (*/Dry/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of