Kontroversi dalam Akademik Hal Biasa

0
Para pembicara pada seminar di UIN Walisongo. Foto : walisongo.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menyelenggarakan seminar nasional menyangkut kontroversi disertasi tentang Milk Yamin perspektif Muhammad Syahrur, karya Abdul Azis. Seperti yang diketahui disertasi itu untuk menyelesaikan studi doktoralnya di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Agustus 2019 lalu.

Seminar tersebut dilangsungkan di Aula Lantai 2 Kampus 1 UIN Semarang, Rabu (2/10). Hadir sebagai pembicara Dr Abdul Azis, co-promotor Dr Phil. Sahiron MA, Guru Besar Hukum Islam UIN Semarang Prof Dr Abdul Hadi MA, Guru besar Antropologi Universitas Dipongoro Prof Mujahirin Tohir, dan ketua STAI al-Anwar Rembang Dr KH Abdul Ghafur Maemoen Lc MA.

Baca Juga:  Ujian Jalur Mandiri UIN Walisongo Diikuti 3.382 Peserta

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Dr Mohamad Arja Imroni MAg menyampaikan, kontoversi dalam dunia akademik merupakan hal biasa. Dalam sejarah Islam, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar, baik itu di kalangan ulama maupun di kalangan filosof.

“Fakultas Syariah bukan bermaksud mendukung atau menolak konsep penulis disertasi, tapi kita ini bertabayun,” ujarnya ketika membuka acara.

Ketua Panitia Dr Ahmad Izzuddin MAg menyampaikan, seminar ini bertujuan untuk memberikan ruang dialog yang selama ini menjadi perdebatan di masyarakat luas.(nug)

Baca Juga:  FEBI UIN Walisongo Gelar Kuliah Umum

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of