Koordinator Relawan IT Prabowo-Sandi Ditangkap

0
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Mustofa Nahrawardaya. Foto: Istimewa

Oleh: Rudi Hasan

Semaranginside.com, Jakarta — Koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya, ditangkap polisi pada dini hari tadi. Istri Mustofa, Cathy Ahadianty, sudah menduga penangkapan terhadap sang suami bakal terjadi.

“Udah lama kita feeling (firasat) mau ditangkap, karema udah sering banget dapat serangan di dunia maya,” ujar Cathy saat diwawancarai Indonesia Inside, Ahad (26/5).

Menurut dia, perjuangan suaminya selama ini memang kerap terkendala. Tak hanya di dunia maya, bahkan kediaman mereka tak jarang diteror dengan berbagai kiriman barang. Padahal, para penghuni rumah tak merasa memesan barang-barang itu.

Baca Juga:  Jaksa Tak Siap, Sidang Tuntutan Korupsi RSUD Pekalongan Ditunda

Mustofa, kata Cathy, melakukan perlawanan dengan melaporkan kejadian tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pasalnya, dia mengindikasikan teror yang menimpanya memang berkaitan dengan pemilu.

“Pas Mas Tofa (Mustofa) mau lapor ke Bawaslu, akun Gojek-nya di-hack (diretas) orang,” ungkap Chaty.

Perempuan yang tercatat sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Berkarya itu menyebutkan, masih banyak lagi peristiwa terror yang menimpa mereka selama ini. Karena itu, dia menilai peristiwa yang sekarang dialami Tofa bukan tanpa maksud tertentu.

Baca Juga:  Geladi Bersih dan Jadwal Pelantikan DPRD Jawa Tengah 2019-2024

Cathy mengatakan, dia akan segera berkoordinasi dengan BPN Prabowo-Sandi hari ini. Dia berharap ada pendampingan hukum yang bisa diberikan kepada suaminya. “Aku lagi koordinasi sama pengacara dan BPN bisa melakukan pendampingan,” kata dia.

Mustofa Nahrawardaya ditangkap karena diduga melakukan ujaran kebencian melalui akun Twitter-nya. Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, itu ditangkap saat kediamannya didatangi polisi pada pukul 03.00 dini hari WIB. (AIJ/Ags/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of