Korban Meninggal Banjir Sentani Bertambah Jadi 50 Orang

0
banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.Foto: Antara

Oleh: Azhar

Semaranginside.com, Jayapura — Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, saat ini korban bencana alam yang terjadi di Kota dan Kabupaten Jayapura meningkat jadi 50 orang meninggal dunia. Sebanyak 38 jenazah dari Sentani kini berada di RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi dan lima jenazah lainnya di RS Youwari.

Sisanya yakni 7 jenazah merupakan korban tanah longsor yang terjadi di kawasan Ampera, Kota Jayapura. Identifikasi perlu dilakukan untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan ke kkeluarg.

Mantan Kadiv Propam Mabes Polri ini mengatakan, korban banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Jayapura kemungkinan masih bertambah karena saat ini pencaharian masih terus dilakukan.

Baca Juga:  Bertandang ke Markas Bayern Munchen, Peluang Liverpool Tipis

“Anggota saat ini dikerahkan untuk membantu melakukan pencaharian korban banjir di Kabupaten Jayapura,” kata Irjen Pol Sormin.

Dua pesawat yang terdiri dari satu helikopter dan pesawat berbadan kecil yang ada di hanggar milik perusahaan penerbangan missionaris Adventis mengalami kerusakan akibat banjir.

Kepala posko terpadu bidang Humas Kabupaten Jayapura, Dody Sambodo Samiyana mengatakan, titik terparah yakni perumahan Kampung Bintang Timur, Perumahan Gajah Mada, Perumahan Toladan, 751/VJS, dan Doyo Baru.

Sambodo menyatakan bahwa sampai saat ini tim gabungan telah melakukan upaya penangan dengan menyediakan tempat pengungsian seperti di Kantor Gunung Merah, Kediaman Bupati, SIL dan HIS.

Baca Juga:  Seorang Meninggal Setelah Truk Tabrak Puskesmas Mojosongo

“Kita juga bersama TNI-Polri dan pihak terkait masih melakukan penyelamatan korban, penyediaan fasilitas umum dan pengungsian, penyediaan air bersih serta pencatatan secara administrasi untuk kesamaan data agar terkontrol dan terkendali,” kata Sambodo.  (Aza/Ant/INI Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of