Korban Ricuh 21-22 Mei 905 Orang

0

Oleh: Muhajir |

Semaranginside.com, Jakarta – Dinas Kesehatan DKI Jakarta merilis data terbaru terkait jumlah korban dalam kericuhan 21-22 Mei beberapa titik di ibu kota. Data tercatat per hari ini, Jumat (24/5) pukul 07.00 WIB.

Kadinkes DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, hingga saat ini jumlah korban mencapai 905 orang. “Jumlah yang diberikan layanan kesehatan sejak tanggal 21-24 Mei sebanyak 905 orang, 8 orang di antaranya meninggal,” katanya dalam keteranga, Jumat (24/5).

Widyastuti mengatakan, sumber data tersebut dari posko lapangan (ambulans) sebanyak 159 orang, rumah sakit dari 20 RS terdapat 732 jiwa, dan dari dua puskesmas sejumlah 14 orang.

Baca Juga:  Hendi Sebut Lokalisasi Sunan Kuning Belum Siap Ditutup

Secara usia, korban paling banyak berusia 20-29 tahun, ini sebanyak 360 orang atau 40% dari total kasus. Kondisi korban luka ringan meliputi lecet, luka sobek, memar, dan iritasi mata sebanyak 578 orang.

Korban dengan luka berat seperti patah tulang, cedera kepala, luka akibat benda tajam, dan benda tumpul sebanyak 95 orang. Untuk penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi, ISPA, pingsan sebanyak 224 orang.

“Sampai saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit sebanyak 58 orang,” kata Widyastuti.

Sementara, 8 orang meninggal keseluruhannya adalah laki-laki berusia 16 tahun sampai 31 tahun. Ada 4 orang dari Jakarta, 2 orang dari Tangerang, 1 orang dari Depok, dan 1 orang dari Pandeglang.

Baca Juga:  LPG Melon Dijual Diatas Harga Normal, Pertamina Tak Bisa Tindak Pengecer

Widyastuti melanjutkan, jenazah meninggal berasal dari data RS, 3 jenazah dari RSUD Tarakan, 2 jenazah dari RS Pelni (dirujuk ke RS Polri), 1 jenazah dari RS Budi Kemuliaan (dirujuk ke RSCM). Sementara 1 jenazah dari RSAL Mintoharjo (dirujuk ke RS Polri), dan 1 jenazah dari RS Dharmais (dirujuk ke RS Polri).

“Empat korban meninggal yang dirujuk ke RS Polri dilakukan autopsi. Sementara empat jenazah lainnya keluarga menolak dilakukan autopsi dan sudah dibawa pulang oleh keluarga,” ujarnya.(EPJ/Ags/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of