KPU Pangkas 252 TPS, Antrean Pemilih di Malaysia Membeludak

0

Oleh : Eko P |

Semaranginside.com, Kuala Lumpur — Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Kuala Lumpur Malaysia kesulitan saat hari H pemungutan suara Pemilu serentak 2019, 14 April. Penyebabnya, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur memangkas 255 Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) yang didirikan menjadi tinggal tiga tempat pemungutan suara.

Pemangkasan tersebut sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) bahwa TPSLN hanya bisa didirikan di gedung perwakilan RI di luar negeri.

“Tiga TPSLN yang didirikan merupakan tiga premis utama perwakilan RI yakni KBRI Kuala Lumpur di Jalan Tun Razak, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan di Wisma Duta tempat kediaman Dubes Rusdi Kirana di Jalan U Thant,” kata Ketua PPLN Kuala Lumpur, Agung Cahaya Sumirat sebagaimana dilansir dari Antara, Minggu (14/4).

Baca Juga:  Islam Moderat dan Islam Konservatif yang Disalahfahami

PPLN awalnya ingin memperbanyak TPSLN di banyak tempat terutama di kantong-kantong TKI untuk meningkatkan partisipasi pemilih namun terbentur aturan dan perijinan dari Pemerintah Malaysia.

Sebanyak 255 TPSLN yang rencananya didirikan tersebar di 89 lokasi yang masing-masing lokasi jumlah TPS-nya bervariasi mulai satu TPS, dua TPS, tiga TPS, empat TPS, lima TPS hingga 25 TPS.

Untuk pembukaan TPS yang jumlahnya besar berada di KBRI Kuala Lumpur Jalan Tun Razak sebanyak 25 TPS, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) sebanyak 23 TPS dan Hotel Desaria Villa Condominium, Kampung Batu 9, Puchong Selangor sebanyak tujuh TPS.

Baca Juga:  Sandiaga Fokus Gerakkan Ekonomi Kecil & Menengah

Untuk masing-masing TPS terdapat 510 surat suara Capres dan Cawapres dan 510 Calon Anggota DPR RI.

Akibatnya pemilih pun membludak. Antrean pemilih mengular hingga panjang. Hal ini dikabarkan melalui sejumlah akun media sosial bahwa WNI calon pemilih membeludak dan membentuk antrean yang mengekor di tiga TPS di Kuala Lumpur pada 14 April 2019. (EPJ/Ags/INI-network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of