KPU-Tim Hukum Jokowi Kompak Tolak Gugatan Perbaikan Prabowo-Sandi

0
Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (kedua kiri) menyimak keterangan yang disampaikan Ketua tim kuasa hukum paslon nomor urut 01. Foto: Antara

Oleh: Muhajir

Semaranginside.com, Jakarta – Tim hukum Capres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin senada dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan menolak dalil perbaikan permohonan sengketa pilpres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diajukan pada 10 Juni 2019. Ketua Tim Hukum Jokowi, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, tidak akan menanggapi perbaikan permohonan itu.

“Karena perbaikan permohonan pemohon tidak berdasar secara hukum, maka pihak terkait tidak akan menanggapinya dan menyatakan menolak seluruh dalil baru yang ditambahkan pemohon di dalam perbaikan permohonannya,” ujar Yusril saat membacakan jawaban atas sengketa pilpres di ruang sidang MK, Jakarta, Selasa (18/6).

Baca Juga:  Terkait Tarif MRT, Gubernur DKI Tunggu DPRD

Yusril mengatakan, perbaikan permohonan yang diajukan tim Prabowo juga melampaui kebiasaan dalam hukum acara tentang makna perbaikan permohonan. Dalam proses perbaikan, kata dia, dalil-dalil pokok dalam permohonan awal tidak boleh ditambahkan.

Dalam versi perbaikan, tim hukum 02 menambahkan dalil dari 37 halaman menjadi 146 halaman. Hal ini menurut Yusril, perbaikan pemohon tidak lagi menjadi sekadar perbaikan, tapi telah berubah menjadi permohonan baru.

Dia juga mengutip Peraturan MK 4/2018 yang tidak mengatur perbaikan permohonan dalam sengketa pilpres. Menurutnya, alasan tersebut sebagai dasar Mahkamah untuk menolak perbaikan gugatan tim hukum Prabowo-Sandi.

Baca Juga:  Ratusan Balon Udara Meriahkan Langit Pekalongan

“Karena itu beralasan bagi mahkamah untuk menolak perbaikan permohonan yang diajukan pada tanggal 10 Juni 2019,” ucapnya. (EPJ/Ags/INI-Network)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of