Lantik 94 Kajur dan Sekjur, Rektor UIN Walisongo Tekankan Perkuliahan Berbasis Online

0
Pelantikan kajur dan sekjur di UIN Walisongo tadi. Foto : walisongo.ac.id

Oleh : Nugroho

Semaranginside.com, Semarang – Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr H Imam Taufiq MAg melantik 94 Kepala Jurusan dan Sekretaris Jurusan masa khidmat 2019-2023. Pelantikan dilangsungkan di Ruang Auditorium 1 Kampus I Jalan Walisongo nomor 3-4 Semarang, Kamis (19/9).

Rektor menegaskan, jabatan adalah sebuah amanat yang harus diemban dengan kepercayaan dan kehormatan, sehingga bisa menjunjung tinggi kehormatan universitas secara penuh tanggung jawab.

“Saat ini Saudara adalah garda depan pelayanan terhadap mahasiswa. Mahasiswa adalah anak kita, maka dari itu layanilah dengan sepenuh hati. Untuk itu saudara agar komitmen mengemban tugas. Saat ini Saudara adalah seorang pemimpin pada masing-masing jurusan yang tentunya akan menjadi rujukan, acuan, dan teladan,” ujarnya.

Selain itu, Imam turut mengingatkan para kajur dan sekjur agar sigap dalam menjalankan tugas.

Baca Juga:  Aksi 24 September UIN Walisongo "Resmi Libur", Ini Tanggapan Rektorat

“UIN Walisongo ini ibarat sebuah kapal atau ‘safinah walisongo’ yang semua elemen harus selaras dan serasi sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Semua pimpinan UIN Walisongo harus segera melaksanakan tugasnya berdasarkan tata kelola dan tata aturan yang berlaku sehingga ‘kapal’ itu akan berlayar sesuai dengan jalurnya untuk mencapai cita-cita mulia yaitu terwujudnya visi misi yang telah menjadi kesepakatan bersama,” tambahnya.

Dia juga menegaskan, percepatan revolusi industri 4.0 sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan. Karena itu, seluruh pimpinan UIN Walisongo harus sigap.

“Para Kajur dan Sekjur harus bisa menyelaraskan diri dengan mahasiswa yang mayoritas adalah kaum milenial sehingga semuanya harus melakukan akselarasi dalam semua bidang terutama IT, supaya bisa muncul inovasi dan kreasi pembelajaran yang efektif dan mencerdaskan. Juga harus ada improvisasi dalam kegiatan pembelajaran yang didukung oleh sistem yang online secara massif. Untuk itu secepatnya akan dilakukan program upgrade untuk semua dosen dalam bidang IT,” tambahnya.

Baca Juga:  Rektor UIN Walisongo : KKN Bukan Jalan-jalan

Dia juga menekankan, UIN Walisongo Semarang adalah salah satu PTKIN di Indonesia yang sudah komitmen mengawal bangsa agar senantiasa terjaga dan terpelihara, khususnya terkait pemahaman keIslaman maupun dalam bentuk pengamalan ajaran agama Islam.

”Saat ini kita harus benar-benar mengawal universitas yang kita cintai ini terhindar dari paham-paham radikalisme yang bisa merusak pola pikir mahasiswa kita. Oleh para pendahulu, UIN Walisongo Semarang diharapkan untuk ikut mengawal keutuhan NKRI karena UIN Walisongo adalah universitas Islam yang moderat,” pungkas Imam.(nug)

Berikan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of